Mobil Dinas Pejabat Dikurangi, Dialihkan ke Transportasi Massal

7 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat dan pemerintah diharapkan mampu untuk beralih ke transportasi massal, merespons ancaman krisis energi global akibat gejolak geopolitik Timur Tengah. Sejalan dengan itu penggunaan kendaraan dinas para pejabat juga bakal dikurangi.

"Kami berharap, semua mulai perlahan-lahan memperbaiki transportasi publik sehingga diharapkan mulai bergeser untuk menggunakan transportasi massal," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menekan penggunaan kendaraan dinas di kalangan pejabat dikatakan dia sebagai bagian dari langkah efisiensi energi. Selain itu pemerintah juga bersiap mengalihkan penggunaan energi fosil menuju energi baru terbarukan.

"Jadi yang masih berbahan fosil kami coba efisienkan, kurangi penggunaan kendaraan-kendaraan yang berbasis fosil dan pemerintah memulai untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas," ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menerangkan energi fosil, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam, masih menjadi sumber utama bahan bakar kendaraan, termasuk bensin, solar, dan avtur.

Namun, kata Prasetyo meningkatnya ketergantungan global, keterbatasan cadangan, serta gangguan distribusi akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dirasa perlu untuk mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia.

Karena itu pemerintah mendorong pengembangan kendaraan berbasis listrik sebagai bagian dari transisi energi.

"Kita memang harus bekerja keras untuk sesegera mungkin mengubah budaya, mengubah cara bekerja dengan kemudian mesti beralih ke energi berbasis fosil menjadi energi-energi baru terbarukan yang salah satunya adalah berbasis listrik," tutur Prasetyo.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah mengeluarkan kebijakan untuk menekan penggunaan BBM melalui penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN, imbauan penghematan listrik dan energi sehari-hari, serta dorongan penggunaan transportasi publik.

(ryh/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |