Mojang Tidak Berniat Gunakan AI dalam Pengembangan Minecraft, Ini Alasannya

1 week ago 8

Mojang Tidak Berniat Gunakan AI dalam Pengembangan Minecraft, Ini Alasannya

MInecraft.

JAKARTA – Penggunaan AI generatif (GenAI) dalam pengembangan game semakin meningkat dalam beberap waktu terakhir. Bahkan, pengembang besar seperti Activision mengakui penggunaan AI generatif dalam Call of Duty: Black Op 6, atau Microsoft yang membangun Muse, AI yang dirancang untuk "menghasilkan ide game."

Namun, terlepas dari tren tersebut, pengembang Minecraft Mojang tidak mempunyai niatan untuk memasukkan kecerdasan buatan generatif ke dalam proses pengembangan gamenya.

Kreativitas Manusia

Mojang tidak punya rencana untuk memanfaatkan teknologi baru milik perusahaan induknya, dan lebih memilih sentuhan manusia, yang menjadikan Minecraft sebagai game terlaris sepanjang masa dengan penjualan yang luar biasa sebanyak 300 juta unit.

“Bagi kami, Minecraft adalah tentang kreativitas dan penciptaan,” ungkap direktur gim Minecraft Vanilla Agnes Larsson dalam sebuah acara yang dihadiri oleh IGN.

“Menurut saya, penting bagi kami untuk merasa senang berkreasi sebagai manusia. Itulah tujuannya, (itu) membuat hidup tampak indah. Jadi bagi kami, kami benar-benar ingin tim kami yang membuat gim kami.”

Ingela Garneij, produser eksekutif Minecraft Vanilla, menjelaskan lebih lanjut tentang sentimen ini: “Bagi saya, ini adalah bagian berpikir di luar kebiasaan. Sentuhan khusus ini: apa itu Minecraft? Bagaimana tampilannya? Kualitas ekstra itu benar-benar sulit diciptakan melalui AI. Kami bahkan terkadang mencoba memiliki tim jarak jauh dan membimbing mereka dalam membangun berbagai hal untuk kami, yang tidak pernah berhasil, karena Anda harus berada di sini bekerja bersama secara langsung.

Read Entire Article
| | | |