Naik Kelas Jadi BUMN, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang telah naik kelas jadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatatkan kinerja yang progresif, jauh di atas industri perbankan, yang sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.

Kinerja BSI yang resmi menjadi Persero pada 23 Januari 2026, membuktikan bahwa bank syariah bisa menjadi agen perubahan di perbankan nasional. Terlebih, BSI juga memiliki dual license, baik sebagai bank syariah dan bank emas.

Hal itu dipastikan oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, yang menyampaikan kinerja Perseroan didampingi Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta, baru-baru ini. Turut mendampingi, Direktur Finance and Strategy Ade Cahyo Nugroho, Direktur Distribution and Sales Anton Sukarna, Direktur Risk Management Grandhis H Harumansyah, dan Corporate Secretary Wisnu Sunandar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 90 persen dari total pembiayaan BSI yang mencapai Rp318,84 triliun tercatat disalurkan ke segmen SME, Mikro, Konsumer, Komersial bidang pendidkan dan kesehatan, ASN dan BUMN. Pembiayaan BSI tumbuh 14,49 persen (year-on-year/YoY), dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 16,20 persen YoY yang didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62 persen.

Adapun pembiayaan dipastikan BSI disalurkan dengan kondisi sehat. BSI meyakini, pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan akan dapat mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 triliun, atau naik 8,02 persen YoY.

Dengan fokus terhadap peningkatan ekosistem Islami, BSI juga berkontribusi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lebih dari 1.350 Mitra BGN, mendukung perwujudan sekitar 80 ribu koperasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta menyalurkan pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 triliun kepada 90 ribu nasabah, dan serta pada program 3 Juta Rumah yang menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (BMR).

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |