Netanyahu saat Kunjungi Lebanon Selatan: Israel Tak Akan Pergi

6 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel belum akan meninggalkan wilayah Lebanon selatan selama milisi Hizbullah dianggap masih menimbulkan ancaman.

Dalam rilis resmi yang dibagikan kantor perdana menteri, Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut saat mengunjungi tentara Israel di Lebanon selatan, wilayah yang diduduki pasukan Zionis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penegasan kami adalah bahwa kami tidak akan meninggalkan Lebanon selatan sampai ancaman itu dihilangkan," kata Netanyahu kepada militer Israel, Selasa (30/6), dikutip Reuters.

"Dan selama Hizbullah masih berada di sini, bersenjata dan mengancam kami, kami juga akan tetap berada di sini," imbuh dia.

Pernyataan Netanyahu berbanding terbalik dengan kesepakatan yang sudah disetujui Lebanon-Israel soal gencatan senjata.

Dalam kesepakatan itu disebutkan Israel akan menarik pasukan dari dua wilayah Lebanon selatan. Menurut sumber, mereka bakal ditarik dari selatan dan utara Sungai Latani.

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Angkatan Bersenjata Lebanon akan bergerak ke wilayah-wilayah itu sekaligus sebagai program percontohan.

Lebanon kembali terseret dalam konflik usai Hizbullah menggempur Israel sebagai bentuk pembalasan menyusul kematian pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei tewas dalam serangan brutal Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari. Hari-hari setelah itu, mereka terus bertempur.

Israel juga menggempur habis-habisan Lebanon dengan dalih Hizbullah mengancam keamanan negara mereka.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |