OTT Bupati Pekalongan: 11 Orang Tiba di Kantor KPK, Termasuk Sekda

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 11 orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (3/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di Kantor KPK, Yulian Akbar bersama sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pekalongan dibawa KPK menggunakan bus.

"Tim juga mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan dan saat ini juga sedang berjalan dibawa ke Jakarta. Malam ini nanti akan tiba, ada sekitar 11 orang yang dibawa ke Jakarta. Salah satunya Sekda," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam sesi wawancara media sebelumnya di Kantornya, Jakarta, Selasa (3/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kloter pertama, KPK lebih dulu menangkap Bupati Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya. Mereka hingga malam ini masih dilakukan pemeriksaan intensif di Kantor KPK.

"Di mana kegiatan penyelidikan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan," kata Budi.

Dalam operasi senyap tersebut, KPK menyita Barang Bukti Elektronik (BBE) dan kendaraan roda empat.

"Nanti kami akan update. Di antaranya memang BBE juga diamankan, kendaraan juga ada yang diamankan," ungkap Budi.

Pada malam hari ini KPK akan melakukan gelar perkara atau ekspose untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan tersebut.

Penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah awal pekan ini. Pada kloter pertama, KPK lebih dulu menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, bersama ajudan dan orang kepercayaannya.

(ryn/nva)

Read Entire Article
| | | |