Pascagempa NTT, Bank Mandiri Jaga Layanan Perbankan Tetap Berfungsi

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah upaya penyaluran bantuan bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilanda gempa bumi magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8), Bank Mandiri terus berusaha menjaga layanan perbankan agar tetap dapat diakses masyarakat.

Gempa yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, gangguan jaringan listrik dan telekomunikasi yang berperan dalam berbagai layanan masyarakat.

Regional CEO Region XI Bank Mandiri, Alexander Jonathan Patty, menyampaikan bahwa perseroan tidak hanya berfokus pada distribusi bantuan, tetapi juga memastikan operasional layanan tetap berjalan bagi nasabah di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alexander menambahkan, tim internal Bank Mandiri juga terus memantau kondisi pegawai dan operasional cabang di wilayah terdampak, sehingga layanan bagi nasabah tetap dapat diandalkan di tengah masa pemulihan.

Perhatian terhadap keberlangsungan layanan ini mencakup sejumlah wilayah yang terdampak langsung oleh gempa, di antaranya Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kabupaten Sikka di Maumere, Kabupaten Manggarai di Ruteng, Kabupaten Ende di Ende, Kabupaten Ngada di Bajawa, serta Kabupaten Flores Timur di Larantuka.

Selain menjaga keberlangsungan layanan, Bank Mandiri turut hadir bagi masyarakat NTT lewat program Mandiri Peduli Gempa NTT yang menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan. Inisiatif ini menjadi wujud kepedulian dan keprihatinan Bank Mandiri terhadap masyarakat terdampak.

"Kami turut berduka dan prihatin atas apa yang dialami masyarakat. Melalui Mandiri Peduli, kami bersama relawan Bank Mandiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD agar distribusi bantuan dapat berlangsung cepat dan aman, sejalan dengan semangat gotong royong Mandiri untuk Negeri," ujar Alexander.

Bantuan yang disalurkan berfokus pada kebutuhan mendesak, seperti tenda, matras, dan selimut, serta kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, gula, dan kebutuhan lainnya.

Selain distribusi bantuan pokok, relawan Bank Mandiri juga turut mendukung operasional posko pengungsian serta kebutuhan logistik petugas tanggap darurat di lokasi terdampak.

Penanganan bencana ini turut menjadi bagian dari sinergi lintas BUMN di bawah koordinasi Danantara, yang mendorong percepatan respons dan pemulihan pascabencana secara terintegrasi.

Alexander menyebut, kolaborasi ini memungkinkan optimalisasi sumber daya antarBUMN di lapangan, mulai dari penyaluran bantuan hingga dukungan terhadap pemulihan infrastruktur vital, sehingga penanganan dampak gempa dapat berjalan lebih menyeluruh.

Sinergi ini diyakini mempertegas peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

Rangkaian aksi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri, yang secara berkelanjutan mengakselerasi penyaluran bantuan di wilayah rawan bencana sebagai bagian dari peran perseroan dalam ekosistem penggerak ekonomi negeri.

Alexander menegaskan, Mandiri Peduli akan terus berjalan seiring dengan pemantauan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, termasuk dari sisi kesiapan layanan perbankan yang menjadi kebutuhan penting bagi pemulihan aktivitas ekonomi warga.

"Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, dan kami akan terus mendampingi hingga kondisi berangsur pulih," tutup Alexander.

(rea/rir)

placeholder

Read Entire Article
| | | |