Pendaki Wanita Tewas Mengenaskan Diduga Diserang Singa Gunung

7 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pendaki wanita ditemukan tewas mengenaskan di kawasan pegunungan Rocky Mountains, Colorado, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (1/1).

Otoritas setempat menduga kuat ia menjadi korban serangan singa gunung, yang jika terbukti, akan menjadi serangan fatal pertama oleh kucing besar tersebut di negara bagian itu dalam lebih dari 25 tahun terakhir.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh pendaki lain di jalur lintas alam Crosier Mountain, timur laut Estes Park, sekitar tengah hari waktu setempat. Lokasi kejadian berada di area hutan terpencil, sekitar 80 kilometer di barat laut Denver.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pendaki yang menemukan korban melaporkan sempat melihat seekor singa gunung berada di dekat tubuh wanita tersebut. Mereka berusaha mengusir hewan itu dengan melempar batu.

Seorang dokter yang kebetulan berada di lokasi penemuan sempat memeriksa korban, namun tidak menemukan denyut nadi.

Juru bicara Colorado Parks and Wildlife (CPW), Kara Van Hoose, menyatakan bahwa tim petugas segera dikerahkan ke lokasi kejadian. "Ditemukan tanda-tanda yang konsisten dengan serangan singa gunung," ujar Van Hoose, seperti dilansir Reuters.

Sebagai langkah pengamanan, otoritas setempat segera menutup jalur pendakian di sekitar lokasi dan menembak mati dua ekor singa gunung yang ditemukan berkeliaran di area tersebut. Hingga saat ini, belum diketahui apakah salah satu atau kedua hewan tersebut terlibat dalam serangan.

Serangan singa gunung terhadap manusia di Colorado sebenarnya sangat jarang terjadi. Berdasarkan data CPW, hanya ada 28 kasus yang dilaporkan sejak 1990, dan serangan fatal terakhir tercatat pada tahun 1999.

Saat ini, ahli patologi CPW tengah melakukan nekropsi (autopsi hewan) terhadap dua singa gunung yang ditembak mati.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mencari jejak DNA manusia, memeriksa adanya kelainan atau penyakit neurologis seperti rabies, dan mendeteksi potensi infeksi flu burung.

Sesuai kebijakan CPW, singa gunung yang terlibat dalam serangan terhadap manusia wajib dimusnahkan guna mencegah kejadian berulang. Jika DNA manusia tidak ditemukan pada kedua hewan tersebut, petugas akan melanjutkan pencarian singa gunung lain di area tersebut.

Populasi dan Konflik di Musim Dingin

Negara bagian Colorado saat ini memiliki populasi singa gunung yang cukup sehat, dengan estimasi antara 3.800 hingga 4.400 ekor dewasa. Upaya konservasi berhasil mengembalikan spesies ini dari ambang kepunahan akibat perburuan pada tahun 1960-an.

Namun, selama musim dingin, hewan-hewan ini cenderung turun ke dataran yang lebih rendah di area Front Range untuk mencari mangsa seperti rusa dan elk. Hal ini meningkatkan risiko pertemuan yang tidak diinginkan dengan manusia maupun hewan peliharaan.

"Karena singa gunung sangat umum di daerah ini, kami memang memperkirakan akan terjadi konflik," tambah Van Hoose. Identitas resmi korban dan penyebab pasti kematiannya akan dirilis oleh koroner Larimer County setelah pemeriksaan medis selesai.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |