Perjudian Mourinho Sukses, Madrid Lolos Ujian Pertama Liga Champions

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Real Madrid melewati ujian pertama di Liga Champions dengan mengalahkan Inter Milan 2-1 di Santiago Bernabeu berkat perjudian gila Jose Mourinho, Rabu (9/9) dini hari WIB.

Gol-gol kemenangan Madrid atas Inter dicetak Kylian Mbappe dan Federico Valverde, sementara Inter membalas dengan gol Carlos Augusto.

Kemenangan Los Blancos atas Nerrazurri tersebut tidak lepas dari pertaruhan Jose Mourinho. Dalam laga tersebut Mourinho memainkan Trent Alexander-Arnold di lini tengah bersama Valverde.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejatinya Alexander-Arnold merupakan bek kanan yang bisa dimainkan sebagai bek sayap. Namun, lantaran Madrid krisis gelandang setelah Eduardo Camavinga, Arda Guler, dan Bernardo Silva terkena skorsing, Mourinho tidak punya pilihan selain mendorong Trent sedikit ke depan.

Sementara posisi bek kanan Madrid saat melawan Inter diisi Denzel Dumfries. Perjudian Mourinho itu nyatanya berhasil.

Mourinho bukan tanpa alasan memainkan Alexander-Arnold sebagai gelandang. Pemain 27 tahun itu pernah dimainkan di posisi yang sama di timnas Inggris, saat dilatih Gareth Southgate, di Piala Eropa 2024.

Ketika masih di Liverpool, Alexander-Arnold juga memiliki naluri bergerak ke lini tengah dari posisi aslinya sebagai bek kanan.

"Dia pernah bermain di lini tengah bersama Inggris dan Liverpool, tapi dia bukan seorang gelandang. Dia bermain sangat baik. Dia menerjemahkan apa yang dibutuhkan dengan sangat baik secara taktis. Baik dia maupun Valverde bekerja sangat baik di level ini," ujar Mourinho dikutip dari Mirror.

Keputusan Mourinho memainkan Alexander-Arnold di posisi berbeda tidak salah. Alexander-Arnold menciptakan dua peluang dan melakukan lebih banyak umpan silang dibanding pemain Madrid lain.

Akurasi operannya mencapai 83,3 persen. Akan tetapi karena di posisi yang berbeda itu juga Trent gagal melakukan tekel sukses.

"Dia kehilangan beberapa bola, karena bermain di posisi ini tidak sama dengan bermain sebagai bek kanan," kata Mourinho.

"Intensitas kerja fisiknya cukup berat. Dia memiliki stamina yang berbeda. Dia telah memberikan 100 persen kemampuannya. Dia meninggalkan lapangan setelah mengerahkan seluruh tenaganya," ucap Mourinho menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/jun)

Read Entire Article
| | | |