Pertahanan Malaysia Belum Mumpuni Redam Keganasan Vietnam

4 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe menyebut lini pertahanan Harimau Malaya belum cukup kuat untuk meredam keganasan lini serang Vietnam.

Malaysia harus mengakui keunggulan Vietnam dalam laga semifinal leg pertama Piala AFF 2026. Anak asuh Tan Cheng Hoe kalah 0-2 saat berlaga di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16/8).

Hasil minor yang diraih pasukan Harimau Malaya tak lepas dari lini pertahanan yang rapuh. Tan Cheng Hoe menyebut deret pemainnya masih minim pengalaman di ajang internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lini pertahanan kami sebenarnya masih mentah dalam hal pengalaman di level ini, terutama di level internasional," kata Cheng Hoe dilansir dari Berita Harian.

"Aysar [Hadi] masuk untuk menggantikan Rodney [Celvin Akwensivie], jadi semua pemain U-23 bermain di lini pertahanan. Tetapi saya harus memberi mereka pujian dan terus mendukung mereka," sambung pelatih berusia 58 tahun itu.

Alasan di balik keroposnya baris bertahan Malaysia adalah lantaran Cheng Hoe menggunakan segenap pemain muda. Momen pergantian Rodney dengan Aysar disebut-sebut jadi kendala.

Rodney memang punya segudang pengalaman lantaran usianya telah menginjak 29 tahun. Akan tetapi, cedera yang menimpanya di awal laga memaksa bek tengah itu ditarik keluar.

Praktis Chen Hoe tidak punya banyak pilihan. Aysar yang masuk pada menit ke-16 pada pertandingan tersebut juga ternyata baru melakoni debut di tim senior Malaysia.

Tak pelak Cheng Hoe mengklaim bek Malaysia kurang jam terbang. Empat pemain bertahan Harimau Malaya malam itu berisi pemain di bawah usia 24 tahun.

Bek kiri Faris Danish berusia 20 tahun, dua bek tengah yakni Ubaidullah Shamsul dan Aysar Hadi berumur 22 tahun, kemudian bek kanan Alif Ahmad juga masih muda, 23 tahun.

Terlepas dari kekalahan itu, Cheng Hoe tetap mengapresiasi perjuangan barisan muda Malaysia. Terutama keempat pilar bertahan Harimau Malaya, bagi Cheng Hoe performa keempatnya sudah luar biasa.

"Bagi saya, ini adalah pengalaman yang baik bagi mereka untuk merasakan tekanan di pertandingan semifinal. Terkadang banyak pemain muda tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain di pertandingan seperti ini."

"Bagi saya, ini adalah ujian yang baik bagi mereka dan memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat. Saya berharap mereka akan terus bekerja lebih keras untuk mendapatkan tempat di tim nasional," ucap Cheng Hoe.

Adapun semifinal leg dua di Hanoi akan digelar pada Rabu (19/8) malam. Malaysia perlu mengejar defisit dua gol apabila ingin lolos ke final.

[Gambas:Video CNN]

(jal/jal)

Read Entire Article
| | | |