Presenter TVRI Terseret Arus Papua Barat Dikabarkan Meninggal Dunia

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengabarkan berita duka kepergian Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway yang sebelumnya dikabarkan hilang terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak.

"Segenap pimpinan dan keluarga besar TVRI menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya rekan kami, Yanto Idorway, Presenter TVRI Papua Barat," demikian keterangan resmi TVRI Nasional di akun Instagram, Senin (27).

Yanto pertama kali dikabarkan hilang terseret arus di kawasan Air Terjun Memti pada Sabtu (17/7). Sejak itu, operasi pencarian gabungan dikerahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki hari ketujuh pencarian, Jumat (24/7), operasi pencarian ditutup tanpa membuahkan hasil.

Kepala Kantor Basarnas Manokwari Yefri Sabaruddin mengatakan penutupan operasi diputuskan melalui evaluasi bersama Tim SAR gabungan, unsur potensi SAR, dan pihak keluarga korban.

"Sesuai standar operasional prosedur, telah dilaksanakan selama tujuh hari namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Yefri, di Manokwari, Jumat (24/7).

Ia menjelaskan, operasi SAR pada hari ketujuh dimulai sekitar pukul 07.30 WIT dengan fokus pencarian pada celah-celah batu, penyisiran aliran sungai sejauh kurang lebih 1,6 kilometer, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal pada radius 1-2 kilometer.

Tim SAR gabungan kemudian menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di kampung-kampung sekitar aliran sungai melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

"Hingga pukul 17.50 WIT, seluruh area yang menjadi fokus pencarian sudah diperiksa, namun korban belum berhasil ditemukan," kata Yefri.

Operasi SAR tersebut melibatkan personel Kantor SAR Manokwari, Tim K9 Polda Papua Barat, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, personel TVRI, serta masyarakat setempat.

Operasi tersebut didukung sejumlah sarana antara lain rescue car, kendaraan operasional TNI-Polri, ambulans,drone thermal, sepeda motor trail, peralatan komunikasi, peralatan SAR air, peralatan mountaineering, dan peralatan evakuasi.

Selama tujuh hari pencarian, tim menghadapi berbagai kendala, seperti cuaca yang cepat berubah, kabut tebal di jalur menuju lokasi, suhu dingin, arus sungai deras, serta bebatuan sungai yang besar dan licin.

Yanto dilaporkan hanyut terseret arus setelah tergelincir saat menyeberangi aliran sungai menuju kawasan Air Terjun Memti di Kampung Sisrang. Dua kerabat korban sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri, tapi tidak berhasil.

(tim)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |