Purbaya Bantah Ketua OJK Baru akan Ditunjuk Langsung: Tetap Ada Pansel

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) definitif pengganti Mahendra Siregar bakal ditunjuk langsung.

Saat ditanya wartawan terkait pembentukan panitia seleksi (pansel) ketua OJK dibatalkan dan akan ditunjuk langsung, Purbaya menjawab informasi tersebut salah.

"Anda kata siapa? Ya salah," jawab Purbaya dengan tegas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya menegaskan pemilihan ketua OJK harus mengikuti peraturan yang ada karena terkait dengan integritas dalam mengelola pasar dan regulasi.

"Kita justru harus mengikuti undang-undang yang ada, karena berkaitan dengan integritas kita mengelola pasar dan regulasi di sana," ungkap Purbaya.

"Kalau kita melanggar undang-undang yang ada, itu akan mengganggu kredibilitas kita sendiri, kredibilitas hasil panselnya nanti, atau kredibilitas hasil OJK-nya nanti," tambahnya.

Kendati demikian, Purbaya merevisi pernyataannya terkait ketua OJK baru akan ditetapkan dalam dua minggu, ia menyampaikan penetapannya justru akan lebih dari dua minggu.

"Pada dasarnya enggak bisa dua minggu, karena ada kaidah-kaidah yang diikuti, jadi paling cepat akan lebih dari dua minggu," kata Purbaya.

Purbaya tengah membentuk Panitia Seleksi (pansel) pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong.

Pansel OJK tersebut akan menyeleksi tiga jabatan, yakni Ketua Dewan Komisioner OJK, Wakil Ketua DK OJK, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK).

"Ada, sudah kita mulai. Kita mulai prosesnya hari ini," kata Purbaya usai Rakornas Kepala Daerah di SICC, Kabupaten Bogor, Senin (2/2) seperti dikutip Detikfinance.

Pekan lalu, pasar modal RI tengah dihantam badai setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.

Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Efeknya, IHSG anjlok 8 persen pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), sehingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt). Ambrolnya IHSG pekan lalu sampai membuat Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri.

Pengunduran Iman disusul mundur massal empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Ketua DK OJK Mahendra Siregar dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara.

[Gambas:Video CNN]

(del/fln)

Read Entire Article
| | | |