Purbaya Mau Temui Bos BGN Nanik Deyang, Bahas Pemangkasan Anggaran?

1 hour ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang dalam waktu dekat.

Pertemuan tersebut sebenarnya sudah dijadwalkan sejak pekan lalu. Namun, agenda itu batal terlaksana karena Nanik dipanggil Presiden Prabowo Subianto.

"Kemarin mau datang (bertemu), tapi enggak jadi karena dipanggil Presiden," ujar Purbaya ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya mengatakan pertemuan dengan Nanik kemungkinan akan terlaksana pada pekan ini. Meski demikian, ia belum bisa membeberkan topik yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Menurut dia, pertemuan itu belum tentu membahas efisiensi atau pemangkasan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sepertinya (pertemuan dengan Kepala BGN) minggu ini. Belum tentu (membahas soal) efisiensi (anggaran MBG). Dia (Kepala BGN) mau ketemu saja," ujar Purbaya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengisyaratkan anggaran program MBG akan berkurang dari saat ini sebesar Rp268 triliun setelah dilakukan penataan menyeluruh terhadap program tersebut.

Prasetyo mengatakan pemerintah saat ini masih menghitung ulang kebutuhan anggaran MBG bersama Kementerian Keuangan dan BGN.

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini," ujar Prasetyo ketika ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Menurut dia, setelah proses penataan selesai, pemerintah akan mengetahui secara lebih rinci berapa total anggaran yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjalankan program MBG.

"Dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa," ujar Prasetyo.

Saat ditanya apakah evaluasi tersebut juga mencakup insentif dapur MBG yang disebut mencapai Rp6 juta per hari, Prasetyo menegaskan seluruh komponen anggaran akan ditinjau. "Semua," ujarnya.

Pemerintah menargetkan proses penataan program MBG dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan.

Namun, Prasetyo mengakui proses tersebut masih dapat mengalami penyesuaian sesuai dinamika di lapangan.

"Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai, tapi tentunya kan semua ada dinamikanya ya," ujarnya.

Ia menegaskan layanan MBG yang sudah berjalan tidak boleh terganggu selama proses penataan berlangsung.

Menurut dia, pemerintah juga akan terus melakukan pengawasan terhadap dapur MBG yang telah beroperasi agar kualitas yang dihadirkan tetap terjaga.

"Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita tidak ingin ada penurunan," ujar Prasetyo.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |