Rusia Kecam Serangan AS ke Venezuela: Patut Dikutuk!

18 hours ago 5

CNN Indonesia

Sabtu, 03 Jan 2026 17:50 WIB

Rusia menegaskan tidak ada pembenaran untuk serangan AS ke Venezuela dan menilai aksi militer itu yang didorong sikap 'permusuhan ideologis'. Rusia menegaskan tidak ada pembenaran untuk serangan AS ke Venezuela dan menilai aksi militer itu yang didorong sikap 'permusuhan ideologis'. (Foto: AFP)

Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia mengutuk serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu pagi waktu setempat. Moskow menegaskan tidak ada pembenaran yang dapat diterima untuk aksi militer AS tersebut.

"Pagi ini, Amerika Serikat melakukan tindakan agresi bersenjata terhadap Venezuela. Ini sangat mengkhawatirkan dan patut dikutuk!" kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP, Sabtu (3/1)

Rusia juga menilai serangan AS yang didorong sikap 'permusuhan ideologis' telah mengalahkan pendekatan diplomasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Permusuhan ideologis telah mengalahkan pragmatisme bisnis," imbuh Kemlu Rusia.

Presiden AS Donald Trump membuat pengumuman mengejutkan pada Sabtu (3/1) dengan menyatakan bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Menurut pernyataan Trump, saat ini, Maduro beserta istrinya dilaporkan sedang diterbangkan keluar dari wilayah Venezuela, melansir New York Times, Sabtu (3/1).

Pengumuman penangkapan ini menandai puncak dramatis dari tekanan berbulan-bulan yang dilancarkan pemerintahan Trump untuk menggulingkan Maduro dari kursi pemerintahan di Venezuela.

Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan "serangan skala besar terhadap Venezuela". Ia menekankan bahwa operasi militer ini dilakukan "bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS."

"Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan sedang menerbangkannya keluar dari Venezuela," tulis Trump dalam unggahannya.

Sebelum pengumuman Trump, militer AS telah melakukan serangan militer di Caracas dan beberapa bagian negara Venezuela lainnya, yang memunculkan ledakan hebat di pangkalan militer utama Fortuna di kota tersebut pada Sabtu (3/1) pagi waktu setempat.

Saksi mata di Caracas sebelumnya juga melaporkan terlihat kepulan asap hitam pekat membumbung dari fasilitas militer Fortuna, disertai suara jet tempur yang terbang rendah.

(pta)

Read Entire Article
| | | |