Russell Brand Bantah Tudingan Kasus Pemerkosaan

14 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Russell Brand membantah tudingan melakukan penyerangan seksual seperti yang dilayangkan oleh Kepolisian Inggris pada Jumat (3/4).

Kepolisian menetapkan aktor-komedian itu terlibat kasus dugaan pemerkosaan dan sejumlah tudingan penyerangan antara 1999 dan 2005.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan komedian berusia 49 tahun itu langsung membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya dalam sebuah video yang diunggah di Instagram pada Jumat (4/4) malam.

"Saya adalah orang bodoh sebelum saya hidup dalam terang Tuhan. Saya adalah seorang pecandu narkoba, pecandu seks, dan orang tolol, tetapi saya tidak pernah menjadi seorang pemerkosa," kata Brand.

"Saya tidak pernah terlibat dalam aktivitas yang tidak konsensual. Saya berdoa agar kalian dapat melihatnya dengan melihat mata saya," lanjut mantan suami Katy Perry tersebut.

[Gambas:Video CNN]

"Saya sekarang akan memiliki kesempatan untuk membela tuduhan ini di pengadilan dan saya sangat bersyukur untuk itu," katanya.

Dalam pernyataan resmi pada Jumat (4/4), Kepolisian Metropolitan Inggris menyebut Brand disangkakan dengan satu tuduhan pemerkosaan, satu tuduhan penyerangan tak senonoh, satu tuduhan pemerkosaan oral, dan dua tuduhan penyerangan seksual.

Mereka menegaskan tuduhan tersebut berkaitan dengan empat perempuan terpisah.

"Penyelidikan polisi masih terbuka dan penyidik meminta siapa pun yang terdampak kasus ini, atau siapa pun yang memiliki informasi, untuk maju dan berbicara dengan polisi," demikian pernyataan polisi Inggris, dikutip CNN.

Pada 2023, surat kabar Sunday Times dan acara dokumenter Channel 4 TV "Dispatches" melaporkan empat perempuan menuding Brand melakukan penyerangan seksual, termasuk pemerkosaan, antara tahun 2006 dan 2013.

[Gambas:Instagram]

Pria bernama lengkap Russell Edward Brand tersebut dikenal sebagai komika dan penyiar radio sebelum kemudian melebarkan sayap sebagai aktor dan kini guru kebugaran.

Sepanjang karier yang dimulai pada 2006, Brand dikenal terseret berbagai isu seperti pergaulan bebasnya, penggunaan narkoba, pandangan politiknya, perilaku provokatif di berbagai upacara penghargaan.

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |