Jakarta, CNN Indonesia --
Cara Persib Bandung memperkenalkan pemain kembali menyita perhatian. Kali ini Maung Bandung mengangkat Paris van Java untuk Layvin Kurzawa.
Pada Jumat (23/1), Persib mengunggah sebuah video berdurasi 30 detik di berbagai kanal media sosial. Video ini mengangkat tema Paris van Java sebagai materi perkenalan pemain.
"Mereka menyebut Bandung sebagai Paris van Java, karena keindahannya yang tak tertandingi. Kini, kami ingin kembali menciptakan keindahan itu lebih dekat ke hati Bobotoh," kata Persib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari setelahnya, Sabtu (24/1), Persib kembali membuat video pendek. Kali ini dengan format video vertikal khas media sosial dengan mengangkat tema pesan dalam botol.
Botol kaca putih dengan tulisan Persib yang diisi secarik kertas lantas dikirim ke sejumlah titik, salah satunya Detik Jabar. Pesannya belum diungkap, tetapi jelas dan tegas.
Inilah materi perkenalan pemain Persib pada jendela transfer 2025/2026. Persib tidak tampak jor-joran mendatangkan pemain, tetapi caranya mengemas informasi tetap kreatif.
Ini seperti melanjutkan seni perkenalan pemain pada bursa transfer awal musim. Ketika itu Persib membuat konten yang menarik dan hangat untuk perkenalan pemainnya.
Salah satunya memperkenalkan pemain di media konvensional cetak, seperti koran, radio, dan televisi. Hal ini membuat antusiasme publik meningkat dan kreasi seninya diakui.
Dan kini, untuk memperkenalkan pemain papan atas dunia, yang pernah membela Paris Saint-Germain dan tim nasional Prancis, digubah sebuah tema yang tak kanal menarik, Paris van Java.
Dilansir dari Foot Mercato, Kurzawa telah diikat kontrak Persib dengan durasi enam bulan. Pemain berposisi bek kiri ini disebut akan diperkenalkan seusai laga Persib vs PSBS, Minggu (25/1).
Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga ikut memberi warna seni perkenalan pemain. Pria Kroasia ini secara terbuka menyebut ada pemain yang akan diperkenalkan.
"Mungkin ada satu pemain, tapi jika kamu ingin tahu, maka silakan ikuti sosial media Persib, dan Anda akan mengetahui itu dalam waktu dekat," kata Bojan dilansir dari Detik Jabar, Sabtu (24/1).
(abs/ptr)

















































