CNN Indonesia
Minggu, 25 Jan 2026 13:30 WIB
Travis Kelce disebut punya peran penting dalam sikap Taylor Swift menghadapi drama perseteruan Blake Lively dan Justin Baldoni. (REUTERS/Mike Segar)
Jakarta, CNN Indonesia --
Travis Kelce disebut punya peran penting dalam sikap Taylor Swift menghadapi drama perseteruan Blake Lively dan Justin Baldoni.
Meski Swift tak ingin terseret dalam kasus tersebut, namanya sudah dibawa-bawa baik oleh Lively maupun Baldoni dalam percakapan juga permohonan hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang sumber mengatakan kepada The Sun US bahwa hubungan Swift dengan Lively menjadi tidak nyaman setelah kasus ini meledak pada 2024.
Hal itu juga dikonfirmasi dari percakapan Taylor Swift dan Blake Lively yang bocor dan menggambarkan bagaimana Swift mengakui bahwa dirinya merindukan sosok Lively sebelum kasus ini merebak.
Sumber mengatakan Travis Kelce sangat menyayangi dan khawatir akan soal drama terse but dan cara Lively berbicara kepada calon istrinya itu.
"Travis sangat menyayangi Taylor dan tidak takut untuk angkat bicara jika menurutnya itu demi kebaikan Taylor," kata sumber tersebut.
"Hubungan antara Taylor dan Blake menjadi tidak nyaman, dan meskipun Taylor sendiri tidak mengatakan apa pun, Travis memperhatikan cara Blake berbicara kepadanya dan merasa itu tidak benar.
"Travis terus membujuk Taylor, karena dia percaya perilaku Blake terhadap Taylor terasa janggal, dan Taylor harus lebih memperhatikan dinamika hubungan mereka dengan mengatakan bahwa itu bukanlah cara seorang teman sejati seharusnya bertindak."
"Ketika Blake kemudian mengungkapkan kekhawatiran bahwa persahabatan mereka telah berubah, Taylor tidak ragu-ragu. Dia didorong oleh Travis untuk menghadapi situasi tersebut secara langsung dan jujur tentang perasaannya."
"Travis tidak membenci Blake, tetapi dia tidak berpikir itu adil bagi Taylor, yang selalu hadir dan menjadi teman yang setia."
The Sun US menyebut mereka sudah menghubungi perwakilan Travis Kelce dan Taylor Swift untuk meminta tanggapan atas kabar tersebut.
Taylor Swift sebelumnya jadi pemberitaan setelah kedapatan menghina sutradara It Ends with Us, Justin Baldoni, dalam percakapan pesannya dengan Blake Lively pada 2024 yang terungkap baru-baru ini.
Dalam dokumen pengadilan yang diungkap dan diberitakan Variety pada Selasa (20/1), Swift kedapatan menyebut Baldoni sebagai "b*itch" saat bertukar pesan dengan Blake Lively.
Kata kasar tersebut muncul saat Swift dan Lively membahas pemberitaan mengejutkan dari New York Times soal perseteruan Blake dengan Baldoni.
Dokumen pengungkapan ini datang setelah sebelumnya muncul berbagai dokumen pengadilan yang berisi tuduhan terhadap Baldoni soal perilaku tidak pantas di lokasi syuting dari Lively dan para bintang It Ends with Us lainnya.
Variety menyebut dokumen dan percakapan antara Lively dan Swift itu menunjukkan keretakan kreatif yang mendalam antara Lively dengan Baldoni saat mengembangkan It Ends with Us.
Dalam pernyataan pengadilan, Blake Lively mengatakan dirinya kemudian memilih mengembangkan versi filmnya sendiri karena versi Baldoni dianggap meminggirkan karakter perempuan dan "mengagungkan pelaku pelecehan."
Lively juga menolak untuk tampil bersama Baldoni dan produser Jamey Heath saat mempromosikan film tersebut, menuduh mereka memfitnahnya sebagai hukuman atas keluhan yang ia sampaikan.
(end)

















































