SUV Denza B5 Potensi Masuk Indonesia

2 hours ago 2

Zhengzhou, CNN Indonesia --

BYD mengumumkan berniat untuk membawa Denza B5 ke Indonesia. Mobil listrik ini dirancang tangguh menghadapi medan off-road dan menjadi pesaing bagi mobil off-road yang dikuasai mesin diesel.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Liu Xueliang selaku General Manager of the Asia-Pacific Auto Sales Division BYD saat jumpa awak media dari Indonesia di Zhengzhou, Henan, China, Kamis (15/1).

"Sangat mungkin kami membawa dan mengenalkan denza B5 ke pasar Indonesia. Jadi ini sudah terkonfirmasi bahwa Denza B5 akan sangat mungkin ke Indonesia," kata Liu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Liu, keinginan tersebut dilandasi dari kebutuhan akan mobil dengan teknologi DM alias dual mode. Salah satu faktor yang mendorong kebutuhan tersebut adalah infrastruktur penunjang mobil listrik yang belum memadai di banyak negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Liu mengatakan BYD menerima banyak cerita dari pelanggan mereka terkait permasalahan tersebut dan menggerakkan mereka untuk ikut membantu menawarkan solusinya.

Apalagi, kata Liu, BYD memiliki mobil DM yang dirancang untuk off-road alias DMO dan terbukti mampu menghadapi segala jenis rintangan dalam berbagai pengujian.

Mobil ini secara internasional dikenalkan sebagai Denza B5 dan dirilis pertama kali di Australia pada Januari 2026. Denza B5 pun menjadi penantang bagi Toyota Prado, Ford Everest, Isuzu MU-X, dan mobil-mobil off-road bermesin diesel.

"Jadi sudah waktunya, kami kini berpikir soal kapan dan seperti apa kami dapat mempromosikan dan mengenalkan DM ke pasar Indonesia," ucap Liu.

Keputusan tersebut diakui tak terlepas dari keinginan dan kepercayaan diri mereka yang meningkat untuk mengenalkan lebih banyak teknologi BYD ke pasar Indonesia.

Gairah itu hadir setelah mereka mendapatkan banyak atensi dari pelanggan di Indonesia terkait Atto 1. Di sisi lain, Indonesia juga sudah dianggap sebagai prioritas BYD dalam aspek investasi asing. Salah satunya berupa komitmen dalam berinvestasi berbentuk pabrik di Subang senilai lebih dari Rp11 triliun.

"Jadi ini membuat kami semakin yakin dan percaya diri untuk memberikan, mengenalkan, lebih banyak lagi model-model teknologi kami untuk pasar Indonesia pada 2026," tutup Liu.

(end/mik)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |