Tasya Kamila Bagikan Cara Membentuk Kebiasaan Makan Sehat pada Anak

3 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 29 Jan 2026 16:30 WIB

Aktris dan penyanyi Tasya Kamila membagikan pengalamannya sebagai ibu dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sejak dini. Tasya Kamila dalam talkshow di gelaran CNN Indonesia Wellnest Festival 2026. Ia berbagi soal cara membentuk kebiasaan makan yang baik pada anak. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia --

Aktris dan penyanyi Tasya Kamila membagikan pengalamannya sebagai ibu dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sejak dini.

Dalam talkshow Gizi Anak untuk Masa Depan di CNN Indonesia Wellnest Festival 2026, Tasya menekankan bahwa gizi bukan hanya soal makanan bergizi, tetapi juga pembentukan kebiasaan makan yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai ibu dari dua anak, Tasya mengaku sangat memperhatikan asupan nutrisi sejak masa kehamilan. Menurutnya, periode seribu hari pertama kehidupan merupakan fase krusial bagi tumbuh kembang anak, terutama perkembangan otak.

"Bagi aku, ngasih makan anak itu enggak cuma mikirin nutrisi yang seimbang aja, tapi bagaimana kita juga bisa membentuk pola makan yang baik dan sehat. Karena sejatinya makan adalah bagian dari habit, bagian dari budaya yang mereka akan bawa sampai dewasa nanti. Maka dari kecil, bahkan dari kandungan, udah kita usahakan nutrisi yang baik gitu," ujar Tasya pada acara CNN Wellnest Festival, Kamis (29/1).

Akan tetapi, Tasya mengakui hal tersebut tidak selalu mudah diterapkan. Tantangan seperti anak yang menolak makan atau gerakan tutup mulut (GTM) kerap membuat orang tua stres. Ia menilai kondisi tersebut wajar dan merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak.

Menurutnya, memberi makan anak tidak cukup hanya fokus pada kandungan gizi, tetapi juga pada cara dan suasana makan. Ia menekankan pentingnya rutinitas, variasi menu, serta pendekatan tanpa paksaan.

"Kadang itu udah mempersiapkan makanan yang terbaik, yang menurut kita paling enak. Tapi bisa aja ditolak begitu saja sama anak-anak kita ya," katanya.

Ia juga menyoroti peran penting orang tua dalam mengenalkan variasi rasa sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Tasya bercerita bahwa kebiasaan makan ibu saat hamil bisa memengaruhi preferensi rasa anak di kemudian hari.

Selain itu, Tasya menekankan pentingnya support system bagi ibu yang juga bekerja. Ia menyebut pola makan anak tetap bisa terjaga selama ada perencanaan dan kepercayaan kepada orang-orang terdekat yang membantu mengasuh anak.

[Gambas:Instagram]

"Jadi kayak contoh feeding rules tuh kayak makan tidak boleh lebih dari 30 menit, jarak antara satu makan ke makanan lain minimal 2 jam, 1 jam sampai 2 jam," ujarnya.

Tasya juga menjelaskan peran ibu-ibu muda dan figur publik dalam menyebarkan informasi gizi yang benar. Menurutnya, arus informasi di media sosial perlu diimbangi dengan sumber yang jelas agar tidak menyesatkan.

"Sekarang banyak juga, kayak dokter atau nutritionist, juga menjadi influencer, dan kita banyak mendapatkan informasi dari soal itu," kata Tasya.

Ia berharap para orang tua tidak merasa terbebani dengan standar makanan tertentu yang dianggap mahal. Menurut Tasya, banyak bahan pangan lokal yang terjangkau namun kaya gizi, selama diolah dengan tepat.

(nga/els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |