Tokoh Oposisi Venezuela Dukung Strategi Trump Hadapi Rezim Maduro

18 hours ago 5

CNN Indonesia

Sabtu, 03 Jan 2026 18:40 WIB

Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, menyatakan dukungan mutlak terhadap strategi militer dan tekanan politik dari Trump kepada rezim Maduro. Maria Corina Machado, tokoh oposisi Venezuela dan peraih Nobel Perdamaian 2025. (AFP/PEDRO MATTEY)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, menyatakan dukungan mutlak terhadap strategi militer dan tekanan politik yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap rezim Nicolas Maduro.

Melansir CBS News, Machado menyebut Trump sebagai "pejuang kebebasan" di belahan bumi Barat.

"Kami, rakyat Venezuela, sangat berterima kasih kepada beliau dan pemerintahannya, karena saya percaya beliau adalah pejuang kebebasan di wilayah ini," ujar Machado dalam wawancara eksklusif program Face the Nation bersama Margaret Brennan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Machado menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada 2025 di Oslo, Norwegia. Selama ini, Machado hidup dalam persembunyian di bawah ancaman rezim Maduro.

Sebelumnya, dalam wawancara Machado mengungkapkan bahwa ia mendedikasikan penghargaan Nobel miliknya kepada Trump. Ia menilai Trump berhasil menempatkan krisis Venezuela sebagai prioritas utama keamanan nasional Amerika Serikat.

"Kami telah meminta hal ini selama bertahun-tahun, dan akhirnya terjadi. Itulah mengapa saya yakin hari-hari rezim ini sudah bisa dihitung," tegas Machado.

Dukungan Machado mencakup berbagai langkah keras yang diambil Washington dalam beberapa pekan terakhir, termasuk penguatan aset militer AS di kawasan Amerika Latin.
Dia juga mendukung serangan AS terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba dan penyitaan anjungan minyak milik Venezuela.
Meski mengakui adanya risiko ekonomi bagi rakyat Venezuela yang sudah miskin akibat sanksi dan penyitaan minyak, Machado berdalih bahwa langkah ini perlu diambil demi keselamatan nyawa warga dalam jangka panjang.

"Maduro-lah yang menyatakan perang terhadap rakyat Venezuela. Sebuah perang yang tidak kami inginkan, yang telah mengakibatkan ratusan ribu pembunuhan dan eksekusi sepihak dalam beberapa tahun terakhir," kata Machado.

Saat ditanya mengenai kemungkinan blokade total, Machado mendesak adanya tindakan hukum global, tidak hanya dari AS, tetapi juga dari negara-negara Karibia, Amerika Latin, dan Eropa untuk memblokir seluruh aktivitas ilegal rezim Nicolas Maduro.

"Kita perlu meningkatkan 'biaya' bagi mereka untuk tetap berkuasa dengan paksaan. Begitu biaya untuk bertahan lebih tinggi daripada biaya untuk melepaskan kekuasaan, rezim akan runtuh, dan itulah saatnya kita bergerak menuju transisi yang dirundingkan," pungkas Machado.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |