Jakarta, CNN Indonesia --
PT Freeport Indonesia mengenang tujuh pekerja yang meninggal dunia dalam insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Mimika, Papua, Senin (17/8/).
Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan insiden tersebut menjadi salah satu ujian terberat yang dihadapi perusahaan selama hampir 60 tahun beroperasi di Papua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketujuh pekerja yang meninggal dunia dalam insiden tersebut yakni Balisang Telile, Dadang Hermanto, Holong Silaban, Irawan, Victor Ballesteros, Wigih Hartono, dan Zaverius Magai.
"Jasa, dedikasi, dan pengabdian mereka akan senantiasa menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan dan sejarah perusahaan ini," ujar Tony dalam pidato HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Mimika.
Dia menegaskan peristiwa kembali mengingatkan perusahaan bahwa keselamatan pekerja merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar.
"Tidak ada yang lebih berharga daripada keselamatan jiwa rekan kerja kita," katanya.
Sesaat setelah insiden terjadi, Freeport Indonesia menghentikan seluruh kegiatan operasional perusahaan dan memfokuskan upaya pada pencarian para pekerja yang terjebak.
Tony mengatakan pengalaman tersebut menjadi penguat komitmen perusahaan untuk membangun budaya keselamatan kerja yang semakin kuat, disiplin, dan saling mengingatkan.
(asa)


















































