Trump Akan Tutup Pusat Seni Kennedy Center, Ada Apa?

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan menutup pusat seni Kennedy Center selama dua tahun.

Penutupan itu bakal dilaksanakan pada 4 Juli, bertepatan peringatan kemerdekaan AS ke 250 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya telah memutuskan bahwa cara tercepat membawa Trump Kennedy Center ke tingkat kesuksesan, keindahan, dan kemegahan tertinggi adalah dengan menghentikan operasional hiburan untuk jangka waktu sekitar dua tahun," tulis Trump di media sosial buatannya Truth Social pada Minggu (1/2) dikutip AFP.

Trump mengatakan kegiatan berbau seni seperti opera, teater, atau pertunjukan lain akan dihentikan untuk sementara agar tak mengganggu proses konstruksi atau renovasi.

Keputusan itu, katanya, akan tunduk terhadap persetujuan dewan direksi. Anggota dewan direksi dipilih langsung oleh Trump saat menjadi ketua.

"Trump Kennedy Center, jika ditutup sementara untuk Konstruksi, Revitalisasi, dan Pembangunan Kembali Secara Menyeluruh, tanpa diragukan lagi, bisa menjadi Fasilitas Seni Pertunjukan terbaik di jenisnya, di mana pun di Dunia," kata dia.

Amerika Serikat, lanjut Trump, akan sangat bangga punya landmark baru dan indah untuk generasi mendatang,

Sejak kembali menjabat, Trump melancarkan pengambilalihan paksa lembaga yang dulunya non-partisan ini. Dia juga mencap beberapa program Kennedy Center terlalu kiri.

[Gambas:Video CNN]

Setelah berhasil diambil alih pada Desember tahun lalu, Trump mengganti nama Art Kennedy Center menjadi Trump Kennedy Center.

Hingga kini, tak ada rincian lebih lanjut soal sejauh mana perombakan yang dilakukan Trump terhadap pusat seni itu.

Di media sosial juga ramai spekulasi bahwa lembaga tersebut mengalami kerugian finansial yang sangat besar sehingga tak bisa terus beroperasi. Namun, asa pula yang menduga Trump mungkin ingin merobohkan bangunan tersebut dan membangun pusat seni baru di lokasi yang sama.

Anggota keluarga Kennedy yang juga aktivis sekaligus penulis, Maria Shriver, membeberkan kondisi Kennedy Center.

Shriver menyebut fasilitas tersebut menderita karena "tak ada yang mau tampil di sana lagi" dan "semua orang membatalkan pertunjukan.

Sejak perubahan susunan dewan pengurus, termasuk pengangkatan Trump sebagai ketua, beberapa artis dan pertunjukan terkenal membatalkan penampilan mereka di sana. Ini termasuk musikal "Hamilton," penyanyi soprano opera Renee Fleming, dan komposer terkenal Philip Glass.

Menurut laporan pada Oktober 2025, penjualan tiket Kennedy Center anjlok ke level terendah sejak pandemi, yang setara dengan puluhan ribu kursi yang tidak terjual tahun lalu.

Lalu pada Desember, Trump menjadi tuan rumah acara penghargaan tahunan Kennedy Center. Sayangnya, jumlah penonton televisi untuk acara tersebut anjlok ke titik terendah sepanjang sejarah, turun 25 persen dibandingkan tahun 2024.

Di tengah krisis kepercayaan itu, Washington National Opera baru-baru ini juga mengumumkan akan meninggalkan Kennedy Center, rumah mereka sejak pusat tersebut dibuka lebih dari 50 tahun yang lalu.

(isa/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |