CNN Indonesia
Jumat, 02 Jan 2026 21:03 WIB
Trump batal mengenakan tarif hingga 107 persen terhadap pasta asal Italia setelah melakukan peninjauan ulang atas aktivitas produsen di pasar AS. Ilustrasi. (Foto: GutundTasty/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana pengenaan tarif hingga 107 persen terhadap pasta asal Italia setelah melakukan peninjauan ulang atas aktivitas produsen Italia di pasar Washington.
Mengutip CNBC International, Jumat (2/1), Kementerian Luar Negeri Italia menyatakan pemerintah AS memangkas secara signifikan tarif tambahan yang sebelumnya diusulkan untuk sejumlah produsen pasta Italia.
Pada Oktober lalu, Amerika Serikat mengumumkan rencana mengenakan bea masuk tambahan sebesar 92 persen, di luar tarif reguler 15 persen, terhadap 13 perusahaan pasta Italia mulai Januari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan itu membuat total tarif yang dikenakan bisa mencapai 107 persen. AS menuding dua produsen, La Molisana dan Garofalo, menjual pasta dengan harga tidak wajar di pasar Amerika.
Namun, setelah dilakukan peninjauan oleh Departemen Perdagangan AS, tarif untuk La Molisana dipangkas menjadi 2,26 persen, kemudian Garofalo dikenakan tarif 13,98 persen.
Sementara itu, 11 produsen lainnya yang tidak diperiksa secara individual dalam peninjauan tersebut akan dikenai tarif sebesar 9,09 persen.
"Penghitungan ulang bea masuk ini menjadi sinyal bahwa otoritas AS mengakui kemauan konstruktif perusahaan kami untuk bekerja sama," kata Kementerian Luar Negeri Italia dalam pernyataannya.
Kementerian menambahkan, kesimpulan lengkap dari peninjauan pemerintah AS akan dirilis pada 11 Maret mendatang. Pemerintah Italia juga memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada perusahaan-perusahaan yang terdampak dalam beberapa pekan ke depan.
Ancaman tarif tinggi terhadap pasta Italia sebelumnya menjadi sorotan di dalam negeri dan dianggap memalukan bagi Perdana Menteri Giorgia Meloni, yang berharap hubungan dekatnya dengan Presiden AS Donald Trump dapat melindungi perusahaan Italia dari kebijakan tarif tambahan.
Berdasarkan data badan statistik nasional Italia, ISTAT, total ekspor pasta Italia mencapai lebih dari 4 miliar euro atau sekitar US$4,7 miliar pada 2024. Pasar Amerika Serikat sendiri bernilai hampir US$800 juta bagi perusahaan pasta Italia.
(ldy/pta)













































