Jakarta, CNN Indonesia --
XLSmart memprediksi lonjakan trefik internet selama periode Ramadhan hingga Lebaran sebesar 20-30 persen. Jaringan 5G yang baru-baru ini diperluas disebut sebagai salah satu kunci dalam mengantisipasi kemacetan selama periode tersebut.
"33 kota sudah on 5G, 5G kan more efficient, efisiensi tinggi. Jadi, pelanggan yang ada perangkat 5G akan ke 5G, dan 4G bebannya berkurang," kata Direktur & Chief Technology Officer XLSmart Shurish Subbramaniam di Kantor XLSmart, Jakarta, Rabu (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini, XL memperluas jaringan 5G ke 20 kota/kabupaten baru, setelah sebelumnya hadir di 13 kota/kabupaten.
Kini, jaringan 5G XL hadir di di Kota Jakarta, Blora, Demak, Grobogan, Jepara, Kudus, Tuban, Binjai, Bantul, Banjarmasin, Deli Serdang, Medan, Boyolali, Karanganyar, Depok, Tangerang Selatan, Denpasar dan Badung Bali, Semarang, Makassar, dan sejumlah kota lainnya.
Menurut Shurish, momen Ramadhan dan Lebaran merupakan salah satu momen paling menantang di industri telekomunikasi karena kenaikan trefik internetnya. Hal ini, katanya, merupakan tantangan sekaligus berkah, karena berarti XLSmart harus mampu menjaga kualitas jaringan di sepanjang periode ini.
Pada area yang menjadi tujuan mudik, utilisasi jaringan disebut akan mencapai 60-70 persen. Kota-kota utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur akan mengalami kenaikan trafik secara signifikan, terutama di jalur mudik dan area wisata.
Jaringan XLSmart diperkirakan akan mengalami kenaikan trefik hampir di semua wilayah, dan Jawa masih menjadi kontributor Utama untuk kenaikan trafik.
Untuk mengantisipasi hal ini, selain jaringan 5G, XLSmart juga mengerahkan Mobile Base Transceiver Station (MBTS) di beberapa titik berpotensi padat.
XLSmart mengoperasikan lebih dari 100 Mobile Base Transceiver Station (MBTS) di berbagai wilayah, termasuk sekitar 60 MBTS 5G. Penempatan lokasi MBTS paling banyak dilakukan di area Jawa.
Selain itu, XLSmart juga telah menerapkan beberapa inovasi dan teknologi canggih, salah satunya jaringan XLSmart yang AI-Ready bisa melakukan identifikasi terhadap lonjakan trafik secara real-time dan menerapkan solusi untuk re-balancing terhadap dinamika trafik yang terjadi.
Hal ini memungkinkan sistem untuk secara otomatis memantau penurunan pengalaman layanan dan menyeimbangkan kapasitas saat terjadi lonjakan trafik.
Sejumlah langkah kesiapan jaringan juga telah dilakukan oleh XLSmart dengan menyesuaikan pada tren penggunaan jenis-jenis layanan, terutama layanan data.
Layanan video streaming seperti TikTok dan YouTube diperkirakan akan mengalami kenaikan, demikian juga dengan layanan sejumlah media sosial.
Lebih lanjut, XLSmart juga telah menyiagakan sumber daya yang memadai untuk memastikan layanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat.
Tim pemeliharaan (maintenance) dan optimisasi disebut akan siaga selama periode mudik. Kemudian, NOC (Network Operations Center) XLSmart akan beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu untuk memantau kondisi jaringan, serta tim lapangan yang siap bergerak setiap saat untuk menangani semua gangguan secara cepat jika diperlukan.
Dari kantor pusat XLSmart juga dilakukan pemantauan kondisi jaringan di seluruh wilayah operasi melalui fasilitas pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center (CESOC).
(lom/dmi)
















































