2 Juta Ton Baja Lapis Seng China Masuk RI, Industri Lokal Kena Imbas

6 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) menemukan peningkatan impor baja lapis seng atau galvanized (BJLS) asal China yang berdampak pada industri dalam negeri.

Tercatat, sepanjang 2023-2025, impor BJLS asal China mencapai lebih dari 2 juta metrik ton (MT).

Ketua KADI Frida Adiati mengatakan temuan tersebut menjadi dasar bagi pihaknya untuk memulai penyelidikan antidumping terhadap impor BJLS asal China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan hasil kajian terhadap kecukupan dan ketepatan bukti awal, KADI menemukan adanya peningkatan impor BJLS asal China yang mengakibatkan kerugian bagi industri dalam negeri," ujar Frida dalam keterangan resmi, Selasa (15/9).

Penyelidikan tersebut merupakan tindak lanjut permohonan yang diajukan PT Tata Metal Lestari dan PT Arcelormittal Nippon Steel Indonesia yang mewakili industri dalam negeri.

Data KADI mencatat total impor BJLS Indonesia dari seluruh dunia mencapai 2.562.407 MT sepanjang 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.075.801 MT atau sekitar 81 persen berasal dari China.

Produk BJLS yang menjadi objek penyelidikan tercakup dalam sejumlah kode Harmonized System (HS), yakni 7210.49.11, 7210.49.17, 7210.49.18, 7210.49.19, 7212.30.12, 7212.30.13, 7212.30.19, 7225.92.90, dan 7225.99.90 berdasarkan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022.

KADI akan melakukan penyelidikan antidumping tersebut paling lama 12 bulan. Jangka waktu itu dapat diperpanjang hingga 18 bulan apabila diperlukan.

Pelaksanaan penyelidikan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan.

KADI juga telah menyampaikan pemberitahuan dimulainya penyelidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Mereka mencakup industri dalam negeri, importir, serta eksportir dan produsen BJLS asal China yang diketahui.

"KADI telah menyampaikan pemberitahuan mengenai dimulainya penyelidikan kepada pihak yang berkepentingan, termasuk industri dalam negeri, importir, serta eksportir dan produsen BJLS asal China yang diketahui," kata Frida.

Pemberitahuan tersebut juga telah disampaikan kepada perwakilan Pemerintah China di Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di China.

Lebih lanjut, KADI menyatakan pihak yang membutuhkan informasi lebih rinci mengenai penyelidikan dapat menghubungi Komite Anti Dumping Indonesia melalui Kementerian Perdagangan.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Read Entire Article
| | | |