7 Kebiasaan yang Bisa Turunkan Kadar Testosteron, Pria Harus Waspada

6 hours ago 10

CNN Indonesia

Selasa, 16 Jun 2026 18:30 WIB

Ilustrasi konsumsi minuman beralkohol. Ilustrasi. Konsumsi minuman beralkohol, salah satu kebiasaan yang menurunkan hormon testosteron. (iStock/krisanapong detraphiphat)

Jakarta, CNN Indonesia --

Hormon testosteron memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama pada pria. Namun, ada sejumlah faktor gaya hidup yang dapat mempercepat penurunan hormon testosteron.

Faktor gaya hidup itu salah satu berbentuk kebiasaan sehari-hari yang dilakukan. Kira-kira, apa saja kebiasaan yang bisa menurunkan hormon testosteron?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak orang tidak menyadari bahwa ada kebiasaan buruk yang menyebabkan kadar hormon testosteron menurun lebih cepat. Selain berpengaruh terhadap fungsi reproduksi, hormon ini juga berkaitan dengan massa otot, kepadatan tulang, suasana hati, hingga tingkat energi sehari-hari.

Dengan mengenali faktor pemicunya, seseorang dapat melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Tapi, sebelum mengetahui kebiasaan yang dapat menurunkan testosteron, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu hormon testosteron dan perannya bagi tubuh.

Apa itu hormon testosteron?

Menurut Harvard Health, testosteron merupakan hormon seks utama pada pria yang diproduksi terutama oleh testis. Produksi hormon ini diatur oleh sinyal dari otak dan kelenjar pituitari sehingga kadarnya tetap berada dalam keseimbangan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Meski identik dengan pria, testosteron juga terdapat pada wanita dalam jumlah yang lebih kecil. Hormon ini berperan dalam berbagai proses biologis yang berkaitan dengan pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi tubuh secara keseluruhan.

Fungsi hormon testosteron

Hormon testosteron memiliki sejumlah fungsi penting, antara lain:

- mendukung perkembangan organ reproduksi pria,
- membantu pendalaman suara saat masa pubertas,
- mendukung pertumbuhan rambut wajah dan tubuh,
- menjaga massa serta kekuatan otot,
- membantu menjaga kepadatan tulang,
- mendukung produksi sperma,
- berperan dalam gairah seksual atau libido,
- membantu menjaga suasana hati dan tingkat energi.

Kebiasaan yang bisa menurunkan hormon testosteron

Portrait of man sleeping and snoring loudly lying in the bedIlustrasi. Kurang tidur, salah satu kebiasaan yang bisa menurunkan hormon testosteron. (Istockphoto/tommaso79)

Dikutip dari Liv Hospital, berikut kebiasaan yang bisa menurunkan hormon testosteron yang perlu diperhatikan.

1. Kurang tidur secara rutin

Kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu proses produksi hormon dalam tubuh, termasuk testosteron.

Saat tidur, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan dan pengaturan hormon. Jika waktu tidur tidak mencukupi atau sering terganggu, produksi testosteron dapat menurun.

Gangguan tidur seperti insomnia maupun sleep apnea juga diketahui berkaitan dengan kadar testosteron yang lebih rendah dibandingkan individu yang memiliki pola tidur sehat.

2. Mengalami stres berkepanjangan

Stres kronis menjadi salah satu faktor yang sering diabaikan. Saat seseorang mengalami stres terus-menerus, tubuh menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah lebih tinggi. Peningkatan kortisol dapat menghambat produksi testosteron sehingga keseimbangan hormon terganggu.

Akibatnya, seseorang dapat mengalami kelelahan, perubahan suasana hati, hingga penurunan gairah seksual.

Simak kebiasaan lain yang menurunkan hormon testosteron lainnya di halaman berikutnya..

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
| | | |