Jakarta, CNN Indonesia --
Cape Verde dan Selandia Baru membuktikan bahwa Ranking FIFA hanya ilusi angka yang tidak bisa menjadi patokan di Piala Dunia 2026.
Bagaimana tidak, angka-angka dalam sepak bola seolah tidak berguna saat terjun dalam laga pertama sebuah ajang besar bernama Piala Dunia. Semua angka rontok di hadapan sepak bola.
Spanyol buktinya, yang saat ini merupakan tim nomor satu FIFA, ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde yang sebelum pertandingan bertengger di posisi ke-68.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari segi apapun: data, fakta, statistik, sosiologi, sejarah, hingga demografi, Spanyol lebih unggul. Nyaris tidak ada yang menyangka Spanyol akan ditahan Cape Verde.
Selandia Baru, sebagai tim dengan ranking paling bawah sebagai kontestan Piala Dunia 2026, juga membuktikan bahwa angka yang dirilis FIFA hanya sekadar pengabur mata.
Melawan Iran, yang merupakan tim peringkat ke-20, Selandia Baru sebagai penghuni tangga ke-85, tampil layaknya tim 20 besar dunia. Mentalitas tim Oseania ini tidak ada takutnya.
Ada banyak lagi contoh kontradiksi Ranking FIFA yang akhirnya tidak terbukti di lapangan pertandingan. Qatar kontra Swiss dan Kanada versus Bosnia Herzegovina contoh lainnya.
Kendati begitu, bukan berarti Ranking FIFA bisa diabaikan begitu saja. Ada banyak contoh juga bahwa peringkat di FIFA memang menunjukkan level permainan sebuah tim.
Jerman kontra Curacao buktinya. Jerman sebagai tim berperingkat ke-10 dengan perkasa membantu Curacao, tim peringkat ke-82, dengan skor 7-1, meski sempat dikejutkan satu gol.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google

















































