7 Penyebab Kulit Kusam, Cukup Atasi dengan Cara Ini

3 hours ago 7

CNN Indonesia

Sabtu, 07 Feb 2026 00:30 WIB

Kulit kusam membuatmu terlihat tua dan lelah. Pemakaian makeup memang bisa membantu tapi hanya sementara. Ilustrasi. Ketahui penyebab kulit kusam dan cara jitu mengatasinya. (Iftifani Sayyida Asausan)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Siapa yang tak mendambakan kulit sehat dan bercahaya? Namun yang terjadi adalah kulit kusam yang terus ditutup makeup. Sebaiknya temukan penyebab kulit kusam dan cara mengatasinya.

Kulit kusam bisa merusak penampilan seketika. Kulit kusam membuatmu terlihat tua dan lelah. Pemakaian makeup memang bisa membantu tapi hanya sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamu bisa menemukan solusi sederhana atau profesional untuk mengatasi kulit kusam asal tahu penyebabnya. Berikut beberapa penyebab kulit kusam.

1. Tumpukan sel kulit mati

Ahli dermatologi Mona Gohara menjelaskan kulit melepas jutaan sel kulit setiap hari. Tanpa proses pelepasan, sel-sel kulit mati tidak terlepas secara alami dan membuat kulit tampak keabu-abuan.

Sebaiknya lakukan eksfoliasi rutin. Metode eksfoliasi ada dua yakni, kimia misal dengan AHA dan BHA dan mekanik misalnya dengan face scrub. Temukan yang cocok untuk kulitmu.

2. Polusi udara

Penggunaan bahan bakar fosil menciptakan masalah bagi lingkungan salah satunya polusi udara. Udara yang tercemar mengandung banyak partikel mikro seperti kotoran dan sulfur dioksida yang menciptakan radikal bebas di kulit.


Radikal bebas dapat merusak kolagen dan mengakibatkan kerutan, tekstur kulit tidak merata, dan kulit kusam.

Setiap malam, bersihkan muka secara menyeluruh. Kemudian disusul dengan menggunakan pelembab.

"Karena polusi menyebabkan peradangan dan dapat mengganggu lapisan pelindung kulit, penting untuk memilih pembersih krim lembut yang membantu membangun kembali lapisan pelindung tersebut," kata profesor dermatologi Joshua Zeichner mengutip dari Allure.

3. Stres tinggi

Kurang tidur, stres, berpengaruh pada kulit. Saat tekanan pekerjaan semakin banyak, kamu mungkin pernah mendapat komentar "Kamu kelihatan lelah".

"Kadar kortisol meningkat, respons fight-or-flight Anda aktif, dan aliran darah mengalir ke organ vital Anda, bukan ke wajah Anda, yang menyebabkan kulit terlihat pucat," kata Gohara.

Turunkan kadar kortisol dengan menemukan cara untuk rileks. Sembari mengoleskan pelembap, coba berikan pijatan lembut pada kulit. Cara ini mampu merangsang aliran darah sehingga kulit lebih berkilau.

4. Dehidrasi

Dehidrasi dapat mengurangi elastisitas kulit dan membuatnya tampak lebih kering atau kusamIlustrasi. Dehidrasi kulit bisa memicu kekeringan, kulit kusam dan kurang bercahaya. (Nindya Putri Hermansyah)

Penyebab kulit kusam salah satunya dehidrasi. Tanpa kelembapan yang cukup, kulit tak hanya kusam tapi juga lapisan dermis dan epidermis semakin tipis.

"Bayangkan balon yang kempes: Balon tersebut tidak akan bersinar sebaik balon yang mengembang," ujar Zeichner.

Redakan dehidrasi kulit dengan serum asam hialuronat (hyaluronic acid) demi kelembapan sampai jauh ke dalam kulit. Kemudian lapisi dengan pelembap dengan mengandung emolien kuat seperti cetyl alcohol atau dimethicone.

5. Kekurangan mineral

Mineral sangat penting untuk kesehatan tubuh termasuk kulit. Kulit kusam bisa menandakan kamu kekurangan asupan mineral.

Kadang makanan sehari-hari kurang bisa memenuhi kebutuhan mikronutrien ini. Solusinya, kamu bisa mengonsumsi suplemen atau multivitamin terutama yang mengandung selenium, tembaga, zat besi, dan seng.

6. Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari atau sinar UV mengakibatkan kerusakan kulit. Kolagen rusak sehingga kulit kendur dan kusam.

Selalu gunakan tabir surya meski beraktivitas di dalam ruangan sekalipun. Sementara itu, setiap malam, gunakan produk yang mengandung retinol. Retinol membantu melindungi kolagen agar tidak rusak dan membangun lebih banyak protein struktural.

7. Ketidakseimbangan hormon

Beberapa jenis makanan seperti gula, susu, dan fast food bisa membuat jerawat lebih sering muncul. Kulit pun jadi lebih sensitif dan mudah berminyak saat jerawat muncul.Ilustrasi. Fluktuasi hormon kadang membuat kulit lebih berminyak, kusam, dan berjerawat. Kamu bisa memanfaatkan kertas minyak atau berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat obat berkaitan dengan hormon. (Anggita Kusmadewi)

Fluktuasi hormon tidak bisa dihindari apalagi di masa pubertas, menstruasi, menopause, dan sedang dalam masa pengobatan penyakit tertentu.

Di momen seperti ini, kulit jadi kusam, berminyak sehingga menonjolkan pori-pori. Kamu bisa menggunakan kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih atau clay mask.

Jika tidak cukup, maka konsultasikan ke dokter untuk mendapat resep obat guna menangani masalah hormonal.

(els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |