Sinopsis Human Resource, Gejolak Jadi Orang Tua Era Modern yang Sulit

3 hours ago 3

CNN Indonesia

Jumat, 06 Feb 2026 23:30 WIB

 Staf HR yang bekerja di bawah tekanan pekerjaan sembari menutupi kehamilannya karena keraguan dalam dirinya. Sinopsis Human Resource: Staf HR yang bekerja di bawah tekanan pekerjaan sembari menutupi kehamilannya karena keraguan dalam dirinya. (GDH 559/Happy Ending Film/One Cool Connect)

Jakarta, CNN Indonesia --

Human Resource merupakan karya terbaru sutradara Nawapol Thamrongrattanarit yang sebelumnya dikenal lewat Happy Old Year (2019) dan Fast and Feel Love (2022). Ia kini hadir memotret realitas dunia kerja dan dilema perempuan.

Film itu mengisahkan staf HR yang bekerja di bawah tekanan pekerjaan sembari menutupi kehamilannya karena ragu ingin memiliki anak atau tidak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sinopsis Human Resource.

Human Resource mengikuti Fren (Prapamonton Eiamchan), seorang staf HR perusahaan di Bangkok dengan lingkungan kerja yang tidak sehat.

Pekerjaannya jauh dari kata mudah karena ia harus menghadapi pengunduran diri karyawan yang tak henti-hentinya. Hal itu membuatnya hadapi banyak tekanan karena harus mengisi posisi yang kosong.

[Gambas:Video CNN]

Tak hanya itu, pengisian posisi itu harus diselesaikan dalam 30 hari demi mengejar KPI.

Gejolak hidup Fren tak hanya berasal dari dunia kerja. Ia juga menghadapi krisis pribadi yang besar, yaitu ia baru mengetahui dirinya telah hamil selama satu bulan. Ia pun merahasiakan kondisi tersebut.

Fren mulai mempertanyakan masa depannya, seperti kelayakan membesarkan anak di lingkungan yang penuh tekanan, jam kerja tanpa batas, dan ketimpangan sosial yang makin nyata.

Film Thailand Human Resource (2025). (GDH 559/Happy Ending Film/One Cool Connect)Sinopsis Human Resource: Fren yang berusaha menyembunyikan kehamilannya. (GDH 559/Happy Ending Film/One Cool Connect)

Ia bahkan tak langsung memberitahukan kehamilan itu dari pasangannya, Thame (Chanakan Rattana-Udom), yang sangat ambisius dan terobsesi pada status sosial.

Namun, keadaan berubah ketika ia mengalami kecelakaan mobil akibat kelelahan dalam bekerja yang menyebabkan dirinya masuk rumah sakit. Kejadian itu membuat Fren harus mengakui semua hal yang ia tutupi.

Cerita film ini menyinggung isu nyata di Thailand terkait penurunan angka kelahiran terendah dalam 70 tahun terakhir.

Film yang digarap sutradara Nawapol Thamrongrattanarit itu tayang perdana dalam Orizzonti 82nd Venice International Film Festival pada 27 Agustus 2025. Human Resource juga menang Fondazione Fai Prize.

Film ini sempat tayang dalam Jakarta World Cinema 2025, dan Human Resource kini tayang lagi pada 6 dan 7 Februari di bioskop Indonesia.

[Gambas:Youtube]

(gis/chri)

Read Entire Article
| | | |