Akali Pagar Listrik, Cara Cerdik Orang Utan Kabur dari Solo Safari

2 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 20 Agu 2026 15:00 WIB

Orang Utan Solo Safari Lepas, Masuk Rumah Makan Orang utan Solo Safari kabur dari exhibit dan masuk kampus hingga warung makan. (CNN Indonesia/ Rosyid)

Jakarta, CNN Indonesia --

Orang utan bernama Didi membuat heboh setelah kabur dari area exhibit Solo Safari dan berkeliaran hingga ke kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS), Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (18/8). Satwa primata ini berhasil menerobos pengamanan berlapis tanpa merusak pagar maupun jaringan listrik.

Saat berada di luar area konservasi, Didi sempat masuk ke sebuah warung makan, merusak sepeda motor yang terparkir, hingga berjalan di sepanjang Jalan KH Masykur sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali oleh petugas.

Kurator Solo Safari, Muhammad Nur Hidayanto (Tanto), mengungkapkan bahwa Didi tidak merusak kawat listrik saat melarikan diri. Orang utan tersebut diduga memanfaatkan ranting pohon untuk menetralkan sengatan listrik melalui mekanisme grounding.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia tahu ranting bisa menge-grounding-kan arus listrik. Kemungkinan dia menemukan ranting, lalu menempelkannya untuk menutupi kawat sehingga bisa memanjat ke atas pagar," ujar Tanto, Rabu (19/8), seperti dilansir Detik.

Tanto menegaskan bahwa sistem kelistrikan pada pagar pengaman dalam posisi aktif saat kejadian berlangsung. Ia membantah kabar yang menyebut Didi kabur karena meniru kebiasaan keeper yang mematikan listrik.

"Sistem listrik itu permanen dan dioperasikan dari jarak jauh oleh manusia. Saat kejadian semuanya normal. Ini murni karena dia pintar memanfaatkan benda di sekitarnya untuk mengelabuhi sistem keamanan," tegasnya.

General Manager Solo Safari, Miyana Harikna, menjelaskan bahwa area exhibit sejatinya telah dilengkapi sistem keamanan berlapis sesuai standar operasional Taman Safari Group, mulai dari gutters, pagar listrik, area pulau, hingga danau pembatas.

Namun, kemampuan kognitif Didi yang di atas rata-rata membuatnya mampu menemukan celah keamanan tersebut.

"Kecerdasannya setara dengan anak manusia berusia enam tahun. Dia sangat cerdas dan punya rasa ingin tahu yang tinggi. Semua peralatan keamanan berfungsi normal, tetapi dia berhasil melewati pembatas yang ada," kata Miyana.

Kendati berhasil menembus pagar listrik, Didi sebenarnya masih terhalang benteng alami berupa danau di sisi barat kawasan yang berjarak sekitar 7 meter dari tembok luar. Pihak pengelola memanfaatkan danau tersebut karena orang utan secara alami tidak memiliki kemampuan berenang.

Insiden ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pengelola Solo Safari. Tim animal keeper kini memperketat sterilisasi di dalam enclosure guna memastikan tidak ada benda-benda seperti batu atau ranting yang berpotensi disalahgunakan oleh satwa.

"Ini jadi pembelajaran berharga bagi kami. Perilaku primata terus berkembang setiap hari, sehingga kami harus mengevaluasi dan memperketat pengawasan terhadap benda-benda di dalam area kandang," tutur Tanto.

(wiw)

placeholder

Read Entire Article
| | | |