Jakarta, CNN Indonesia --
Pebulutangkis Indonesia penghuni Pelatnas PBSI, Jafar Hidayatullah dan Richie Duta Richardo, senang mendapat fasilitas baru.
PBSI mendapat alat kebugaran dan sport science dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Serah terima dilakukan pada Rabu (28/1). Atlet-atlet pun sudah merasakan deretan alat gres yang didatangkan untuk menunjang prestasi bulu tangkis Indonesia.
Jafar mengaku senang dengan adanya fasilitas baru tersebut karena membuatnya lebih nyaman berlatih dan fasilitasnya lebih lengkap dari sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pastinya senang dengan fasilitas baru ini. Terus juga, ini bikin saya lebih nyaman berlatih. Pastinya lebih enak dari yang sebelumnya. Peralatannya lebih lengkap lagi daripada sebelumnya. Jadi walaupun bareng-bareng, tidak bentrok," ungkap Jafar yang menghuni sektor ganda campuran.
Pebulu tangkis berusia 23 tahun tersebut mengungkapkan bahwa sebelumnya tanpa peralatan gym yang lengkap, para atlet kerap bentrok saat hendak memakai alat-alat tersebut.
"Tadinya ada jam-jamnya [setiap sektor] dan sering bentrok. Sekarang lebih lengkap jadi tidak terlalu lama," terangnya.
Sama halnya dengan Richie yang baru masuk Pelatnas PBSI pada 2025. Pemain tunggal putra itu mengungkap hal serupa dengan Jafar. Menurutnya keberadaan alat-alat dari Kemenpora membuat latihan mereka lebih leluasa daripada sebelumnya yang sekaligus menambah semangat untuk latihan.
"Ya kalau dulu sih ruangannya nggak sebesar sekarang. Dulu tuh kadang juga sempat bentrok sama sektor lain. Jadi sekarang sudah diperluas, lebih leluasa sih latihannya. Sama alat-alatnya juga lebih modern ya sekarang," jelas Richie.
Kemenpora yang diwakili oleh Sesmenpora, Gunawan Suswantoro menyerahkan bantuan alat-alat gymnasium baru dan fasilitas sport science di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu (28/1). Alat-alat tersebut ditargetkan untuk menunjang target meraih emas di Olimpiade 2028.
"Peralatan gymnasium yang diberi kepada PBSI kami harap bisa maksimal digunakan untuk para atlet dan pengurus yang ada di PBSI. Pesan Pak Menteri dan Pak Presiden adalah 2028 kita harus berprestasi dengan mencapai emas. Itu harapan pak Menteri," kata Gunawan.
(ade/nva)


















































