Bulgaria Siap Hadapi Adu Penalti Lawan Indonesia

5 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Bulgaria Alexander Dimitrov mengatakan timnya akan mempersiapkan para pemain untuk menghadapi adu penalti jika imbang lawan Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026.

Bulgaria akan melawan Timnas Indonesia pada laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada Senin (30/3) malam.

Pelatih Bulgaria Alexander Dimitrov mengatakan bakal mempersiapkan para pemain untuk antisipasi adu penalti jika imbang di waktu normal melawan Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sedang mengupayakan solusi untuk masalah ini. Kami perlu bersiap dari setiap sudut pandang terkait regulasi. Regulasi ini sebelumnya tidak ada, tetapi kami mematuhi aturan dan sedang mempersiapkan diri," kata Dimitrov terkait adanya adu penalti jika imbang lawan Indonesia dikutip dari BNT News.

Bulgaria berhasil lolos ke final FIFA Series usai mengalahkan Kepulauan Solomon 10-2 pada pertandingan semifinal di GBK, Jumat (27/3).

Sementara itu, Timnas Indonesia melaju ke final usai mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0 pada Jumat (27/3).

Sejauh ini Indonesia dan Bulgaria sudah bertemu sebanyak dua kali.

Pertemuan pertama Indonesia dengan Bulgaria tercipta pada 1959. Pada 21 Januari itu, di Stadion Ikada (kini Lapangan Banteng), kedua tim bermain imbang 0-0.

Pertandingan ini disesaki pecinta Timnas Indonesia, sebab Bulgaria sudah menyita perhatian. Sebelum melawan Timnas, Bulgaria telah menjajal kekuatan tim-tim papan atas Indonesia.

Dalam tur Asia menjelang Olimpiade 1960 ini Bulgaria berlatih tanding melawan Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan PSM Makassar.

Bulgaria menang 5-1 atas Persija, kemudian unggul 8-2 atas Persib, menaklukkan Persebaya 1-0, dan kemudian ditahan PSM dengan skor 1-1. Karena itu laga melawan Timnas sangat dinanti.

Setelah pertemuan pertama dengan skor 0-0, kedua tim bentrok kembali pada 4 Februari 1973. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Utama Senayan (kini GBK).

Dalam pertandingan yang disaksikan lebih dari 72 ribu penonton tersebut, Indonesia takluk 0-4. Ronny Pattinasarany dan kawan-kawan tak berkutik oleh tim berjulukan The Lions tersebut.

Artinya pula sudah 53 tahun rapor buruk atas Bulgaria tercipta. Oleh karena itu laga ini bisa menjadi sarana memperbaiki catatan sejarah negatif tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |