Cerita Kelam Legenda Timnas Indonesia Saat lawan Bulgaria 1973

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda Timnas Indonesia Risdianto menceritakan susahnya saat melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 1973.

Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Senin (30/3).

Jelang laga tersebut, legenda Timnas Indonesia Risdianto menceritakan pengalamannya saat menghadapi Bulgaria dalam pertandingan persahabatan pada 1973.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seinget saya kalau lawan Bulgaria, Eropa Timur, itu susah melawannya. Mereka itu mainnya cepat, terus keras, kita selalu kalah kalau lawan Eropa Timur," kata Risdianto dikutip dari laman Youtube Timnas Indonesia pada Minggu (29/3).

Namun, Risdianto berpesan kepada para pemain Timnas Indonesia untuk tidak perlu takut. Terpenting, menurutnya, pemain harus selalu tampil ngotot setiap pertandingan, pasti suporter Indonesia akan senang.

"Yang penting kita ngotot saja, pasti penonton senang. Kita itu [dulu] takut dilempar-lempar [benda oleh penonton]. [Tapi] Kata penonton gak apa-apa, yang penting kamu semangat," kata Risdianto.

"Jadi ternyata di Indonesia itu gampang. Kalau kita ngotot itu penonton dukung kok. Yang penting ngotot dulu baru berpikir, jangan berpikir dulu baru ngotot. Kalau sudah ngotot kita baru tahu harus berbuat apa," kata Risdianto.

"Kalau sebelum ngotot, kita sudah olah [pikiran]. Pokoknya pemain misal Timnas U-17 itu ngotot dulu jangan berpikir dulu. Dari situ kita tahu berpikir itu untuk apa kan."

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bulgaria dalam FIFA Series 2026, Senin (30/3). Sejauh ini Indonesia dan Bulgaria sudah bertemu sebanyak dua kali.

Pertemuan pertama Indonesia dengan Bulgaria tercipta pada 1959. Pada 21 Januari itu, di Stadion Ikada (kini Lapangan Banteng), kedua tim bermain imbang 0-0.

Pertandingan ini disesaki pecinta Timnas Indonesia, sebab Bulgaria sudah menyita perhatian. Sebelum melawan Timnas, Bulgaria telah menjajal kekuatan tim-tim papan atas Indonesia.

Dalam tur Asia menjelang Olimpiade 1960 ini Bulgaria berlatih tanding melawan Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan PSM Makassar.

Bulgaria menang 5-1 atas Persija, kemudian unggul 8-2 atas Persib, menaklukkan Persebaya 1-0, dan kemudian ditahan PSM dengan skor 1-1. Karena itu laga melawan Timnas sangat dinanti.

Setelah pertemuan pertama dengan skor 0-0, kedua tim bentrok kembali pada 4 Februari 1973. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Utama Senayan (kini GBK).

Dalam pertandingan yang disaksikan lebih dari 72 ribu penonton tersebut, Indonesia takluk 0-4. Ronny Pattinasarany dan kawan-kawan tak berkutik oleh tim berjulukan The Lions tersebut.

Artinya pula sudah 53 tahun rapor buruk atas Bulgaria tercipta. Oleh karena itu laga ini bisa menjadi sarana memperbaiki catatan sejarah negatif tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(rhr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |