Jakarta, CNN Indonesia --
PT Chandra Asri Pacific Tbk mengumumkan pemberitahuan force majeure atau kondisi darurat kepada mitra usaha buntut perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang berujung pada penutupan Selat Hormuz.
Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group Suryandi menjelaskan ketegangan di Timur Tengah berdampak pada kelancaran distribusi bahan baku dalam rantai pasok petrokimia yang melewati Selat Hormuz. Jalur ini merupakan rute penting perdagangan energi dan petrokimia.
"Perusahaan telah menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada mitra usaha sesuai ketentuan kontraktual yang berlaku," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan pengumuman force majeure ini merupakan langkah administratif yang dilakukan secara terukur berdasarkan kajian menyeluruh atas potensi implikasi terhadap pemenuhan kewajiban kepada pelanggan, serta sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan.
"Kami secara aktif memantau perkembangan situasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berkembang, dan mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketahanan operasional di seluruh unit bisnis kami," ungkapnya.
Sebagai mitigasi, perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu tersebut akan mengurangi tingkat operasional (run rates) di pabrik.
"Kami saat ini melakukan koordinasi dengan pelanggan untuk memitigasi dampak dari hal ini," imbuh Suryandi.
Dalam kondisi global yang masih bergerak dinamis ini, Chandra Asri berkomitmen menjaga kesinambungan operasional, ketahanan bisnis serta terus mengevaluasi potensi dampak terhadap kegiatan usaha.
Chandra Asri adalah perusahaan petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia yang memproduksi bahan baku industri seperti olefin (etilena, propilena), poliolefin (polietilena, polipropilena) serta styrene monomer dan turunannya.
Produk-produk tersebut digunakan untuk membuat berbagai barang sehari-hari seperti plastik kemasan, pipa, komponen otomotif, hingga peralatan rumah tangga.
(pta)


















































