Guardiola Ikut Panik Mourinho Suruh Kiper Benfica Maju Bantu Serangan

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengaku sempat panik saat pelatih Benfica, Jose Mourinho menyuruh kiper Anatoliy Trubin naik membantu serangan saat menang 4-2 atas Real Madrid di Liga Champions, Kamis (29/1) dini hari WIB.

Dilansir dari ESPN, Guardiola menyaksikan kemenangan dramatis yang diukir Benfica atas Madrid bersama para pemain dan staf pelatih Man City. Hal ini dikarenakan hasil yang diraih Madrid akan berpengaruh pada posisi The Citizens di klasemen.

Saat bentrok Benfica vs Madrid berlangsung, Man City yang unggul satu poin atas Madrid menempati posisi kedelapan klasemen atau batas akhir lolos langsung ke 16 besar Liga Champions. Jika Madrid bisa meraih hasil imbang maka Man City akan turun ke posisi kesembilan meski sama-sama mengoleksi 16 poin karena kalah selisih gol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Guardiola pada akhirnya bisa bernapas lega karena keputusan berani dari Mourinho berbuah manis. Trubin mencetak gol melalui sundulan ke gawang Madrid sekaligus menyegel tiket ke babak playoff Liga Champions untuk Benfica.

"Kami semua ada di sana jadi kami tidak tahu Benfica membutuhkan gol untuk lolos. Jadi, ketika kiper [Benfica] maju, kami berkata 'kenapa kamu maju?' karena Madrid bisa menyamakan kedudukan dan kami akan tersingkir [dari jatah lolos langsung ke 16 besar]," ucap Guardiola.

"Tetapi itu strategi yang bagus buat Jose untuk mencetak gol bagi keempat [Benfica]," katanya melanjutkan.

Guardiola juga mengaku akan mengirimkan pesan kepada Mourinho sebagai bentuk ucapan terima kasih. Hal itu karena keputusan taktik Mourinho tepat dan membantu Man City untuk mempertahankan posisi di delapan besar klasemen Liga Champions.

"Ya, tentu saja [saya akan mengirimkan pesan]," kata Guardiola.

[Gambas:Video CNN]

(jal/ptr)

Read Entire Article
| | | |