CNN Indonesia
Rabu, 18 Feb 2026 06:00 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa cara meningkatkan kecerdasan emosional. (iStock/Todor Tsvetkov)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri, sekaligus memahami perasaan orang lain. Bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional?
Mengutip dari Psychology Today, kemampuan ini berperan penting dalam membangun hubungan yang sehat, mengambil keputusan, serta menghadapi tekanan dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dapat dilatih dan ditingkatkan seiring waktu melalui kebiasaan dan pengalaman.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa cara sederhana untuk meningkatkan kecerdasan emosional.
1. Mengenali emosi yang dirasakan
Mengutip dari Cleveland Clinic, langkah awal dalam meningkatkan kecerdasan emosional adalah menyadari emosi yang sedang dirasakan.
Menyebutkan emosi secara spesifik, seperti marah, kecewa, cemas, atau senang, membantu seseorang memahami apa yang sebenarnya terjadi dalam dirinya. Kesadaran ini membuat seseorang lebih mampu mengendalikan respons emosional, terutama dalam situasi yang menekan.
Menulis jurnal atau catatan pribadi dapat membantu menyalurkan emosi yang sulit diungkapkan secara langsung. Dengan menuangkan perasaan ke dalam tulisan, pikiran menjadi lebih teratur dan emosi lebih mudah dipahami.
Kebiasaan ini juga membantu meningkatkan empati karena melatih seseorang melihat masalah secara lebih reflektif.
3. Meluangkan waktu untuk refleksi diri
Rutinitas yang padat sering membuat seseorang bereaksi secara spontan tanpa berpikir panjang. Oleh karena itu, penting untuk meluangkan waktu melakukan refleksi diri.
Refleksi membantu seseorang mengevaluasi sikap, nilai, dan respons emosional agar tetap selaras dengan tujuan dan prinsip hidup.
4. Mindfulness
Ilustrasi. Mindfulness, salah satu cara meningkatkan kecerdasan emosional. (iStockphoto/LightFieldStudios)
Kesadaran penuh atau mindfulness melatih seseorang untuk fokus pada apa yang sedang terjadi saat ini, tanpa terjebak pada pikiran masa lalu atau kekhawatiran masa depan.
Dengan hadir secara utuh dalam setiap aktivitas, hubungan dengan orang lain menjadi lebih baik dan komunikasi terasa lebih bermakna.
5. Belajar dari pengalaman sosial
Setiap interaksi sosial menyimpan pelajaran. Mengamati cara orang lain berkomunikasi, menyampaikan pendapat, dan menyelesaikan konflik dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kemampuan emosional. Pengalaman tersebut dapat membantu seseorang berkomunikasi dengan lebih efektif dan bijak.
6. Mengakui kesalahan
Mengakui kesalahan merupakan bagian penting dari kecerdasan emosional. Sikap ini menunjukkan kedewasaan dan kesediaan untuk memperbaiki diri. Tanggung jawab atas tindakan sendiri juga membantu menjaga hubungan sosial tetap sehat.
7. Menetapkan dan menghormati batasan
Menetapkan batasan membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, menghormati batasan orang lain menunjukkan sikap empati dan saling menghargai. Batasan yang sehat berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.
8. Membuka diri terhadap masukan
Ilustrasi. Membuka diri terhadap masukan, salah satu cara meningkatkan kecerdasan emosional. (iStockphoto)
Masukan dari orang lain dapat membantu seseorang memahami dampak perilakunya. Sikap terbuka terhadap masukan menunjukkan keinginan untuk berkembang dan memperbaiki diri. Hal ini juga membantu membangun komunikasi yang lebih jujur dan efektif.
9. Melatih kemampuan mendengarkan
Mendengarkan secara aktif berarti memberi perhatian penuh pada lawan bicara. Sikap ini membuat orang lain merasa dihargai dan dipahami. Kemampuan mendengarkan merupakan pondasi penting dalam hubungan sosial.
10. Mengembangkan empati dan kesabaran
Empati membantu seseorang memahami perasaan orang lain tanpa menghakimi. Sementara itu, kesabaran dibutuhkan karena perubahan emosional tidak terjadi secara instan. Kecerdasan emosional berkembang melalui proses panjang yang membutuhkan konsistensi.
(nga/asr)


















































