Tchouameni: Vinicius Bilang Telah Diledek Monyet oleh Prestianni

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni mengatakan bahwa Vinicius Junior memberitahunya bahwa dia telah disebut monyet oleh pemain Benfica Gianluca Prestianni.

Vinicius diduga menjadi korban rasisme oleh pemain Benfica Prestianni dalam pertandingan leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.

Tchouameni menjadi pemain pertama yang dihampiri Vinicius usai insiden rasis tersebut. Vinicius pun mengadukan ucapan Prestianni tersebut kepada Tchouameni yang terungkap setelah pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Vini memberi tahu kami bahwa pria itu memanggilnya 'monyet' sambil mengangkat bajunya (menutupi mulutnya)," kata Tchouameni dikutip dari RFI.

Vinicius Junior mencetak gol indah untuk membawa Real Madrid menang 1-0 atas Benfica pada pertandingan leg pertama play off babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.

Pertandingan di Stadion Da Luz, pada Rabu (18/2) dini hari WIB ini berlangsung dengan sejumlah drama.

Dalam laga ini Real Madrid mampu memimpin pada menit ke-50 lewat gol indah Vinicius Junior usai meneruskan umpan Kylian Mbappe dalam situasi serangan balik.

Gol berawal dari serangan balik Real Madrid yang diinisiasi Mbappe di sisi kanan pertahanan Benfica. Kemudian Mbappe mengirimkan umpan kepada Vinicius yang bergerak di kiri lapangan.

Kemudian, Vinicus melepaskan tendangan spektakuler dari sudut kotak penalti Benfica yang melahirkan gol indah.

Vinicius langsung merayakan golnya dengan menari-nari di depan bendera sepak pojok. Namun karena tariannya dinilai terlalu vulgar maka wasit mengganjar Vinicius dengan kartu kuning. Vinicius tampak protes kepada wasit karena mendapatkan kartu kuning.

Sesaat jelang Benfica melakukan sepak mula, Vinicius kembali menghampiri wasit karena mendapatkan dugaan rasis dari pemain Benfica Gianluca Prestianni.

Dari sejumlah media Eropa, disebutkan bahwa Vinicius diledek 'monyet' oleh Presianni. Vinicius yang tidak terima dengan serangan rasis tersebut, menolak untuk melanjutkan pertandingan.

Namun setelah sempat terhenti selama 10 menit, Vinicius akhirnya kembali ke lapangan dan pertandingan dapat dilanjutkan kembali.

(rhr)

Read Entire Article
| | | |