Jarang Disadari, 5 Kebiasaan Ini Pemicu Asam Lambung Naik

2 hours ago 3

CNN Indonesia

Rabu, 18 Feb 2026 09:05 WIB

Asam lambung naik tak selalu dipicu makanan. Sejumlah kebiasaan harian yang kerap dianggap sepele ternyata bisa memperparah kondisinya. Ilustrasi. Beberapa kebiasaan tanpa disadari bisa memicu asam lambung. (iStock/decade3d)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Asam lambung naik kerap memicu rasa tidak nyaman, mulai dari sensasi panas di dada hingga mulut terasa pahit. Karena itu, memahami kebiasaan yang menyebabkan asam lambung naik penting sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Mengutip laman Healthline, saat asam lambung meningkat, tubuh dapat memproduksi hormon gastrin secara berlebihan. Kondisi ini bisa dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya gaya hidup.

Bahkan, kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele dapat memperparah gejala dan memicu gangguan lambung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kebiasaan apa saja yang bisa menyebabkan asam lambung naik? Berikut ulasannya, dirangkum dari berbagai sumber.

Kebiasaan yang menyebabkan asam lambung naik

1. Melewatkan sarapan

Perut yang dibiarkan kosong terlalu lama dapat memicu peningkatan asam lambung. Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah kebiasaan melewatkan sarapan.

Saat perut kosong, asam lambung dapat menumpuk dan berisiko mengiritasi dinding lambung, sehingga menimbulkan sensasi panas di dada. Karena itu, usahakan sarapan sekitar satu jam setelah bangun tidur dengan pilihan makanan ringan seperti oatmeal, buah, atau roti.

2. Minum kopi saat perut kosong

Kafein dalam kopi diketahui dapat merangsang produksi asam lambung, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong. Tak heran jika kebiasaan ini sering menjadi pemicu asam lambung naik.

Untuk menguranginya, minumlah air putih terlebih dahulu atau pastikan ada asupan makanan sebelum menikmati kopi.

3. Berbaring setelah makan

Banyak orang terbiasa langsung berbaring setelah makan tanpa menyadari dampaknya. Padahal, kebiasaan ini bisa memudahkan asam lambung naik karena katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sempurna.

Sebaiknya, setelah makan tetap duduk dengan posisi tegak agar pencernaan bekerja optimal. Berbaring bisa dilakukan setelah jeda sekitar satu hingga dua jam.

4. Makan menjelang waktu tidur

Makan dalam porsi besar menjelang tidur juga dapat memperlambat proses pencernaan. Saat tidur dengan posisi terlentang, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Karena itu, penting untuk mengontrol asupan harian dan menghindari makan berat menjelang waktu tidur.

5. Mengonsumsi makanan dan minuman pemicu

Mengutip laman Northway Clinic, sejumlah makanan dan minuman dapat memicu asam lambung naik atau GERD, seperti kopi, teh, makanan pedas, makanan asam, serta cokelat.

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko refluks asam karena mengiritasi kerongkongan. Menjaga pola makan dan membatasi konsumsi pemicu menjadi langkah penting untuk mengendalikan asam lambung.

Itulah sejumlah kebiasaan yang menyebabkan asam lambung naik dan kerap luput dari perhatian. Dengan mengubah pola hidup dan kebiasaan sehari-hari, risiko kambuhnya asam lambung dapat ditekan. Semoga bermanfaat.

(hdr/tis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |