Jalur Kereta Api Tertua di Dunia Masih Beroperasi, Usianya 300 Tahun

3 hours ago 3

CNN Indonesia

Rabu, 11 Feb 2026 11:15 WIB

Melirik ke Inggris di tahun 1725, saat Tanfield Railways di Kota Gateshead, pertama kali beroperasi, yang diklaim sebagai rute jalur kereta tertua dunia. Tanfield Railways di Kota Gateshead, Inggris, merupakan kereta tertua di dunia. (iStockphoto/DavidGraham86)

Jakarta, CNN Indonesia --

Saat ini kita terbiasa melihat kereta api dengan wujud yang modern. Gerbongnya luas, dingin dan nyaman. Kecepatan kereta api saat ini tak perlu diragukan lagi, menjadi moda transportasi yang diandalkan sehari-hari.

Sekarang, sebagian besar kereta api sudah dibuat menggunakan bahan yang kuat, baik itu dari aluminium sampai baja anti karat. Dengan teknologi yang terus berkembang, kereta api di seluruh dunia semakin mengalami kemajuan.

Namun, seperti apa kereta api yang melintas di masa lalu? Ternyata di zaman dulu, ada kereta api yang terbuat dari kayu dan dinobatkan sebagai kereta tertua di dunia. Kereta ini bergerak bukan menggunakan mesin, melainkan ditarik dengan tenaga kuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melirik kembali ke Inggris di tahun 1725, ketika Tanfield Railways di Kota Gateshead, pertama kali beroperasi. Ini diklaim sebagai rute jalur kereta tertua di dunia, usianya kini sudah 300 tahun.

Saat itu, belum ada kereta canggih yang dibuat. Namun, ada satu kereta kayu yang melintasi jalur tertua ini dan dinamakan Kereta Api Tanfield. Bukan kereta untuk penumpang, melainkan kereta yang mengangkut tambang.

Awal mulanya, Kereta Api Tanfield pertama kali beroperasi dengan cara ditarik menggunakan kuda. Di eranya, kereta ini jadi yang paling keren walaupun hanya gerobak kayu yang ditarik kuda (wagonway) dan melintas di atas rel kayu.

Kereta Api Tanfield ini akan mengangkut batu bara dan menurunkannya di Sungai Tyne. Batu bara ini nantinya akan dikirim ke London dan wilayah lain di Inggris.

Lama-kelamaan, tenaga kuda rasanya kurang untuk menarik kereta bermuatan tambang itu. Terlebih lagi harus menempuh jalur berkelok-kelok di Gateshead dan Country Durham.

Setelah itu kereta ini mulai berevolusi menjadi kereta api tali-dan-kuda (Rope 7 Horse). Mulai dipasang mesin uap yang memutar tali sehingga kereta lebih mudah naik ke atas bukit. Sampai akhirnya, kereta ini menjadi Kereta api tali-dan-loco (Rope & Loco) yang menggunakan mesin uap lokomotif.

Sampai hari ini, kereta tersebut masih beroperasi dan diklaim sebagai kereta api tertua di dunia, tapi tidak lagi mengangkut tambang melainkan para penumpang.

Sekarang wisatawan bisa menikmati kereta api wisata tersebut setiap hari Minggu, melintasi rute East Tanfield di Durham dan Sunniside di Gateshead.

Melestarikan warisan budaya yang legendaris ini, para sukarelawan bersedia memikul tanggung jawab untuk bahu-membahu memelihara Tanfield Railway. Operasionalnya tidak dinaungi oleh satu perusahaan tertentu, melainkan dari dedikasi para sukarelawan tersebut.

Setidaknya ada 170 sukarelawan yang berkontribusi terhadap operasional Tanfield, dengan tiga orang karyawan tetap. Orang-orang ini yang menjaga jalur kereta api tertua di dunia itu untuk diteruskan ke generasi mendatang.

"Saya sangat bangga dengan kereta api kami. Kami memiliki sekelompok sukarelawan yang luar biasa, setiap orang memiliki keahlian mereka sendiri. Kami memiliki (anggota) sukarelawan berusia 12 hingga 92 tahun. Kereta api tidak akan ada tanpa mereka," ujar Manajer Umum, David Watchman, seperti dilansir Mirror.

(ana/wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |