Kasusnya Sedang Meningkat, Apa Itu Influenza A?

1 hour ago 4

CNN Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 07:31 WIB

Apa itu influenza A. Ilustrasi. Di tengah tingginya kasus, tak sedikit orang yang bertanya-tanya tentang apa itu influenza A. (istockphoto/Andrzej Rostek)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus Influenza A tengah menjadi sorotan. Rumah sakit di sejumlah daerah mendadak penuh akibat pasien yang terinfeksi Influenza A dalam beberapa waktu terakhir.

Influenza A sendiri sebenarnya bukan virus baru. Lantas, apa itu Influenza A?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Influenza sendiri pada dasarnya merupakan virus umum yang menyerang saluran pernapasan. Virus ini biasanya menyebar selama periode tertentu atau musiman. Berbeda dengan salesma atau flu biasa yang umumnya disebabkan oleh Rhinovirus dan bisa terjadi kapan saja.

Sebagian besar kasus influenza umumnya bisa sembuh dengan sendiri. Namun, dalam beberapa kasus, influenza bisa menyebabkan komplikasi yang berakibat fatal.

Apa itu Influenza A?

Virus Influenza sendiri terdiri dari beberapa jenis. Di antaranya adalah Influenza A, B, C, dan D.

Influenza A dan B cenderung lebih umum menyerang manusia dan memicu wabah musiman. Influenza C umumnya menyebabkan penyakit yang lebih ringan. Sementara Influenza D umumnya menyerang hewan seperti sapi. Lantas, apa itu Influenza A?

Menukil laman Center for Disease and Prevention Control (CDC) Amerika Serikat, virus Influenza A (H1N1) yang banyak beredar saat ini merupakan keturunan dari virus penyebab pandemi pada 2009 lalu. Virus ini terus beredar secara musiman dan mengalami perubahan genetik.

Virus ini menyebar antar-manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh seperti droplet, air liur, atau kontak langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi.

Setelah masuk ke dalam tubuh, virus dapat berkembang dalam dua fase. Mengutip laman MedPark Hostpital, yang pertama adalah masa inkubasi selama 1-3 hari setelah paparan. Pada fase ini, gejala belum terlihat namun penularan virus pada orang lain bisa terjadi.

Selanjutnya adalah masa kemunculan gejala pada 1-7 hari setelah infeksi. Umumnya, gejala akan muncul pada hari ke-3 setelah paparan.

Apa saja gejala influenza A?

Baik gejala, durasi penyakit, dan tingkat keparahan Influenza A akan bervariasi pada masing-masing individu. Hal ini akan bergantung pada usia, kondisi kesehatan yang mendasari, dan kekebalan tubuh.

Gejalanya juga dapat berkisar dari ringan hingga berat. Berikut beberapa gejala umum Influenza A:

- demam tinggi atau menggigil tiba-tiba;
- batuk, umumnya kering;
- sakit tenggorokan;
- bersin, hidung tersumbat, meler;
- kelelahan;
- sakit kepala;
- kehilangan nafsu makan;
- mual, muntah;
- nyeri otot dan sendi;
- diare atau feses encer dalam beberapa kasus.

Sementara dalam kasus yang lebih parah, Influenza A bisa memicu komplikasi. Berikut gejala yang bisa diwaspadai:

- demam tinggi yang bertahan di atas 38 derajat Celcius selama lebih dari satu pekan;
- pneumonia;
- sesak napas;
- detak jantung cepat atau berdebar;
- hipotensi atau tekanan darah rendah;
- gagal napas;
- kejang demam, utamanya pada anak.

Sebagian besar kasus Influenza A akan berangsur pulih atau membaik pada 4-7 hari jika diobati dengan tepat. Apabila kondisi tak mengalami perbaikan setelah satu pekan, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui potensi komplikasi.

Demikian penjelasan mengenai apa itu Influenza A beserta gejala yang harus diwaspadai. Selalu terapkan protokol kesehatan dengan baik dan menjaga kekebalan tubuh tetap prima di tengah meningkatnya kasus influenza A saat ini.

(asr)

Read Entire Article
| | | |