Kate Middleton Lebih Cuek dari William saat Harry Mundur dari Kerajaan

2 hours ago 3

CNN Indonesia

Rabu, 18 Feb 2026 12:30 WIB

Kate Middleton dsebut lebih cuek daripada William dalam menyikapi keputusan Pangeran Harry dari anggota senior Kerajaan Inggris. Kate Middleton dsebut lebih cuek daripada William dalam menyikapi keputusan Pangeran Harry dari anggota senior Kerajaan Inggris. (AFP/Daniel Leal)

Jakarta, CNN Indonesia --

Cara Kate Middleton dan Pangeran William menghadapi mundurnya Pangeran Harry dari anggota senior Kerajaan Inggris sangat berbeda. Kate disebut lebih cuek daripada William dalam menyikapi situasi itu.

Perbedaan respons tersebut diketahui melalui William and Catherine: The Monarchy's New Era: The Inside Story yang ditulis Russell Myers dan akan rilis pada 10 Maret seperti diberitakan People pada Minggu (15/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Januari 2020, Pangeran Harry dan Meghan Markle memang mengejutkan publik saat mengumumkan niat mereka untuk "mundur sebagai anggota senior kerajaan" dan membagi waktu tinggal antara Inggris dan Amerika Utara.

Dalam kutipan buku Myers yang diterbitkan oleh The Mirror, terungkap alasan "Catherine kurang tertarik dibandingkan suaminya untuk membujuk Harry tetap bertahan di posisinya saat itu."

"Kate percaya bahwa perbedaan mendasar antara William sebagai 'sang pewaris' dan Harry sebagai 'cadangan' membuat keputusan Harry untuk mundur menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari. Harry merasa perannya di kerajaan hanya sebagai pemain figuran."

[Gambas:Video CNN]

Di sisi lain, kutipan tersebut mencatat bahwa "William merasa sangat sedih atas keputusan adiknya untuk keluar."

"Hubungan William dan Harry memang sudah merenggang selama bertahun-tahun, namun jauh di lubuk hatinya, William tahu tidak ada jalan untuk kembali," tulis Myers.

"Kenangan indah masa kecil mereka, mulai dari saling menguatkan saat tragedi kematian ibunda hingga tumbuh besar di bawah sorotan publik, kini ternoda oleh perpecahan di jantung keluarga mereka."

Duke dan Duchess of Sussex sendiri telah pindah ke California sejak 2020. Di sana, mereka membesarkan dua buah hati, Pangeran Archie (6) dan Putri Lilibet (4).

Awalnya, Meghan dan Harry berharap bisa mandiri secara finansial sambil tetap mendukung pihak kerajaan.

Namun, dalam pertemuan yang dikenal sebagai "KTT Sandringham" yang dipimpin mendiang Ratu Elizabeth, ditegaskan bahwa tidak ada posisi "setengah masuk, setengah keluar."

Tahun-tahun setelahnya, jurang pemisah antara Pangeran Harry dan keluarga kerajaan semakin nyata, meskipun ia sempat menemui ayahnya, Raja Charles, pada September 2025 lalu.

Meski ada langkah positif tersebut, hubungan Harry dengan kakak laki-lakinya tetap tegang.

Setelah perselisihan mereka meledak ke publik pada 2020, hubungan tersebut kian memburuk pasca wawancara kontroversial Harry-Meghan dengan Oprah Winfrey, serial dokumenter Netflix, serta buku memoar Harry yang banyak mengkritik keluarga kerajaan.

Robert Lacey, penulis buku Battle of Brothers, sempat mengatakan bahwa keretakan itu sangat dalam dan akan bertahan lama. "Menurut saya, situasi tidak akan berubah sampai Harry mau melangkah lebih dulu dan meminta maaf."

Sejarawan Amanda Foreman pun menambahkan, "Semua orang ingin perdamaian terjadi sesuai syarat masing-masing, dan itu yang membuat rekonsiliasi ini menjadi mustahil."

(chri)

Read Entire Article
| | | |