CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB
Ilustrasi penguin humboldt di kebun binatang. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Yagiyama Zoological Park di Sendai, Jepang, tengah berduka usai keempat penguin Humboldt koleksi mereka mati secara beruntun pada bulan lalu akibat malaria burung atau yang juga dikenal dengan avian malaria.
Keempat penguin tersebut mati di kebun binatang ini dalam rentang waktu 9 hingga 19 Juli 2026. Tidak satu pun dari mereka menunjukkan tanda-tanda sakit hingga sehari sebelum kematiannya.
Seperti dilansir Japan Today, berdasarkan hasil penyelidikan oleh Universitas Iwate yang diumumkan pada Jumat (14/8) lalu, penyebab utama kematian keempat penguin tersebut adalah malaria burung yang ditularkan dari gigitan nyamuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malaria burung ditularkan melalui nyamuk yang membawa parasit penyebab penyakit tersebut. Nyamuk dapat memperoleh parasit dari burung yang terinfeksi, kemudian menularkannya kepada burung lain.
Dalam beberapa kasus, penyakit ini dapat berkembang dengan cepat, dari tanpa gejala hingga menyebabkan kematian. Meski ditularkan melalui gigitan nyamuk, malaria burung tidak dapat menular ke manusia.
Oleh karena itu, pihak kebun binatang akan mendesain ulang kandang untuk mencegah terbentuknya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Yagiyama Zoological Park akan membuka kembali pameran penguin setelah melakukan sejumlah langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebelumnya, pada September 2025, pihak Yagiyama Zoological Park tercatat memelihara enam penguin Humboldt. Menurut pihak kebun binatang, belum ada rencana konkret mendatangkan penguin baru untuk sementara waktu.
Penguin Humboldt banyak ditemukan di sepanjang pesisir Peru dan Chile di Amerika Selatan. Spesies ini dianggap lebih mampu beradaptasi dengan iklim yang lebih hangat dibandingkan penguin dari wilayah yang lebih dingin seperti Antarktika.
Kemampuan adaptasi itu membuat penguin Humboldt bisa dipelihara di kebun binatang di luar habitat aslinya. Di Indonesia, penguin Humboldt bisa dilihat di Taman Safari Bogor atau Seaworld Ancol.
(dsd/wiw)

















































