Ketahui Manfaat Garam untuk Tanaman dan Cara Pakainya

2 hours ago 7

CNN Indonesia

Selasa, 18 Agu 2026 22:00 WIB

Manfaat garam pada tanaman Ilustrasi. Selain untuk melezatkan masakan, ternyata garam bisa digunakan dalam perawatan tanaman hias di rumah. (Getty Images/iStockphoto/Aneduard)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Garam selama ini lebih dikenal sebagai bumbu dapur yang bisa bikin makanan jadi terasa lebih lezat. Namun, siapa sangka bahan sederhana ini juga punya kegunaan lain di halaman rumah, terutama untuk tanaman?

Manfaat garam untuk tanaman ternyata cukup beragam, mulai dari membantu menyuburkannya hingga mengendalikan hama tertentu. Meski begitu, penggunaannya tidak boleh sembarangan karena jika berlebihan justru bisa merusak tanah dan akar tanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manfaat garam untuk tanaman

Dengan takaran yang tepat, garam bisa menjadi solusi praktis untuk merawat tanaman di rumah. Ini dia beberapa manfaatnya:

1. Membantu menyuburkan tanaman

Kandungan mineral dalam garam dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Mengutip laman Martha Stewart, garam laut mengandung sodium, zat besi, kalsium, magnesium, kalium, dan sejumlah mineral lain dalam jumlah kecil.

Kandungan ini dapat berfungsi seperti pupuk tambahan bagi tanaman. Saat digunakan dengan benar, garam bisa membantu pertumbuhan tanaman lebih optimal.

2. Mengusir siput dan bekicot

Garam juga dikenal ampuh bisa mengendalikan siput dan bekicot. Hewan ini tidak tahan terhadap garam karena garam akan menarik air dari tubuh mereka hingga menyebabkan dehidrasi.

Akibatnya, populasi siput dan bekicot bisa berkurang. Jika kamu tidak sempat mengusirnya satu per satu, taburkan garam di permukaan tanah. Namun penting diingat, garam sebaiknya tidak sampai mengenai tanaman karena bisa ikut merusaknya.

3. Membunuh rumput liar

Selain untuk hama, garam juga bisa digunakan untuk membantu membasmi gulma atau rumput liar. Kandungan sodium klorida dalam garam dapat mengganggu keseimbangan air di dalam sel rumput liar.

Setelah menyerap garam, gulma akan layu, berubah jadi cokelat, lalu mati. Cara ini bisa menjadi alternatif herbisida alami di kebun. Namun, harus sangat hati-hati karena larutan garam yang terkena tanaman utama juga bisa membuatnya ikut rusak.

Cara menggunakan garam untuk tanaman

Ada banyak manfaat garam untuk tanaman jika cara penggunaannya tepat.Ilustrasi. Ada banyak manfaat garam untuk tanaman jika cara penggunaannya tepat. (iStockphoto/svetikd)

Itu dia sejumlah manfaat garam untuk tanaman. Lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara menggunakannya?

Walaupun bermanfaat, garam harus dipakai dengan takaran yang tepat. Garam bisa diaplikasikan dengan beberapa cara sederhana, berikut ini panduannya dari Real Simple:

1. Disemprotkan ke daun

Garam bisa dijadikan pupuk semprot. Caranya, campurkan 1-2 sendok makan garam ke dalam 1 galon air, lalu semprotkan ke daun. Metode ini cocok untuk mengatasi kekurangan magnesium secara cepat.

Sebelum menyemprot seluruh tanaman, uji dulu pada beberapa helai daun. Jika muncul bercak kuning atau cokelat kering, tambahkan lebih banyak air agar larutannya lebih encer.

2. Dicampur ke dalam tanah

Cara lain, yaitu melarutkan garam Epsom ke dalam air lalu menyiramkannya ke tanah. Jangan menaburkan garam kering langsung ke media tanam karena bisa memicu penumpukan garam dan menyebabkan luka pada akar.

Dengan dilarutkan, magnesium dan sulfur akan lebih mudah diserap tanaman. Sebaiknya siram tanaman terlebih dahulu agar kondisi tanah tidak terlalu kering saat pemberian larutan.

3. Jangan gunakan terlalu sering

Kesalahan paling umum dalam penggunaan garam untuk tanaman, yakni memakainya terlalu banyak. Padahal, dosis kecil justru lebih efektif.

Untuk beberapa tanaman sayur seperti tomat, mentimun, terung, dan melon, cukup gunakan satu sendok makan garam dalam satu galon air.

Pemberian ini pun sebaiknya tidak terlalu sering, misalnya hanya dua kali dalam setahun. Jika digunakan berlebihan, tanaman justru akan kesulitan menyerap nutrisi dengan baik.

Manfaat garam untuk tanaman memang ada, tetapi harus digunakan secara bijak. Jika dosisnya terlalu banyak, garam justru dapat merusak akar dan tanah. Jadi, pastikan memakai garam sesuai kebutuhan. Selamat mencoba!

(rti)

Read Entire Article
| | | |