Jakarta, CNN Indonesia --
Titiek Puspa sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatan yang menurun. Mia, manajer Titiek, menjelaskan kondisi terkini sang penyanyi setelah menjalani operasi.
Penyanyi senior yang kerap disapa Eyang Titiek itu menjalani operasi karena mengalami pecah pembuluh darah. Operasi dilakukan pada Rabu (26/3) dan telah selesai dengan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Eyang [Titiek Puspa] sudah operasi semalam. Aku tadi obrol sama dokter, operasinya berjalan baik alhamdulillah. cuma kami lagi tunggu reaksinya besok buat dia. Biar dia istirahat dulu," ujar Mia.
Mia mengatakan operasi dilakukan usai Titiek Puspa mengalami pecah pembuluh darah. Kondisi itu terjadi lantaran Eyang Titiek kelelahan hingga pingsan setelah menghadiri acara di stasiun televisi.
Titiek saat ini masih berada di ruang ICU. Keluarga juga terus memantau perkembangan Eyang Titiek, sementara kondisi tubuhnya membaik dan aliran darahnya sudah kembali normal.
"Lagi jalan, capek, tiba-tiba pingsan... Itu tadi pecah pembuluh darah makanya dioperasi," ungkap Mia, seperti diberitakan detikHot, Kamis (27/3).
"Sekarang sudah di ruang ICU, lagi menunggu besok. Tadi darahnya sudah normal begitu, sudah baik. Kondisi darahnya sudah baik," ujarnya. "Kondisi masih tidur, tidak dibuat sadar dulu."
Kabar terkait kondisi Titiek Puspa pertama kali diungkap pengamat musik Stanley Tulung. Ia mengunggah foto dan mengabarkan Eyang Titiek terkena stroke sehingga harus masuk rumah sakit untuk operasi.
Mulai berkarier sejak era Presiden Soekarno, tepatnya pada 1954, ratusan karya telah dibuat oleh Titiek Puspa. (CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)
Mulai berkarier sejak era Presiden Soekarno, tepatnya pada 1954, ratusan karya telah dibuat oleh Titiek Puspa. Titiek pun memulai kariernya dengan tak mudah, ia telah menjajal semua seni pertunjukan, mulai dari menyanyi hingga teater.
Perjalanan karier dan kehidupannya pun tak semuanya mulus, seperti yang ia ceritakan kepada CNNIndonesia.com pada 2017, bisa klik di sini.
Ia cerita pernah menjadi sasaran iri orang lain, tapi juga pernah menjalani dan mengalami sakitnya kemoterapi akibat kanker.
Namun Titiek, seperti kesehariannya, selalu menghadapi kehidupan dengan ringan dan senyuman. Ia pun tak pernah ambil pusing akan pandangan orang lain.
(frl/end)