Menpora Terima KWP Awards 2026, Soroti Pentingnya Sport Diplomacy

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengembangan dan Diplomasi Olahraga (Sport Development and Diplomacy) dalam ajang KWP Awards 2026. Apresiasi tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/4).

Pada kesempatan tersebut, Erick menyoroti pentingnya diplomasi sebagai instrumen hubungan antarnegara. Ia mengaitkan hal ini dengan langkah Presiden Prabowo Subianto yang aktif melakukan kunjungan ke luar negeri di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global saat ini.

"Cuma kadang-kadang diplomasi itu hanya dilihat dari sisi ekonomi dan politik saja, sebenarnya ada juga diplomasi yang tak kalah pentingnya yaitu diplomasi untuk kemasyarakatan yang salah satunya adalah sport diplomacy," ujarnya dalam keterangan tertulis, kamis (16/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erick menjelaskan bahwa diplomasi olahraga memiliki kemampuan alami untuk mengikat hubungan antarnegara secara lebih personal. Salah satu contoh sejarah yang ia sebutkan adalah peran atlet dalam merekatkan relasi Indonesia dengan negara lain.

Ia memberikan gambaran melalui kasus kepindahan kewarganegaraan pemain bulu tangkis Mia Audina ke Belanda sebagai salah satu bentuk diplomasi di sektor olahraga.

Saat ini, langkah tersebut juga diterapkan melalui kolaborasi dengan kedutaan Prancis karena Presiden Emmanuel Macron memiliki visi serupa. Kerja sama yang terjalin mencakup pengembangan cabang sepak bola, selancar, hingga berkuda.

"Jadi memang kadang sport diplomacy ini kadang menjadi suatu yang tidak terlihat yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga hubungan negara," imbuh Erick.

Sebagai informasi, KWP Awards 2026 mengusung tema 'Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi, Bersama Mewujudkan Indonesia Emas'. Selain Erick, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara, anggota legislatif, pimpinan kementerian, dan kepala daerah.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, turut hadir dan mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai jembatan antara kebijakan legislatif dan masyarakat luas.

"Ini adalah momen penting untuk merefleksikan lembaga legislatif dengan jurnalisme. Setiap keputusan yang kita ambil membutuhkan sumber yang penting, yakni aspirasi rakyat, dan aspirasi itu harus disampaikan kepada media," kata dia.

Puan juga mendorong para jurnalis untuk terus menjalankan tugasnya dengan standar tinggi. Menurutnya, kualitas jurnalisme tidak cukup hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari keakuratan dan relevansi konteks.

"Bahasa kebijakan oleh DPR, DPD, dan MPR harus diceritakan dengan bahasa harian melalui media. Kami apresiasi atas penghargaan yang diberikan KWP kepada penerima. Teruslah meliput dengan jujur dan tanggung jawab," pungkasnya.

(rir)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |