CNN Indonesia
Jumat, 21 Agu 2026 23:00 WIB
Niu Lai menjadi film yang paling cuan tahun ini karena didorong rasa penasaran penonton terhadap kualitas film tersebut. (Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media)
Jakarta, CNN Indonesia --
Niu Lai menjadi film yang paling cuan tahun ini. Film animasi yang sesungguhnya menuai banyak cacian di awal perilisannya itu sukses menguasai box office China bersama The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day.
Film animasi yang juga dikenal dengan judul The Arrival of the Ox ini, seperti diberitakan Money Control pada Kamis (20/8), diproduksi dengan bujet US$200 atau setara Rp3,5 juta (US$1=Rp 17.768,7) kini sudah mengumpulkan lebih dari US$3 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, seperti diberitakan Global Time pada Kamis (20/8), hingga Rabu (19/8), Niu Lai telah meraup pendapatan kotor 26 juta yuan atau setara Rp68,6 miliar (1 RMB=Rp2.639,87) menurut data dari China Film Data Information Network.
Sebagai perbandingan, Obsession juga menjadi film yang disebut-sebut paling cuan tahun ini. Film horor yang diproduksi sekitar US$750 ribu hingga US$1 juta itu sudah mengantongi lebih dari US$400 juta atau setara Rp7,17 triliun (US$1=Rp17.942,45).
Niu Lai merupakan animasi berdurasi 86 menit yang menceritakan seekor anak sapi meninggalkan perlindungan kawanannya setelah mengikuti seekor burung skylark, memasuki dunia mimpi surealis tempat ia menghadapi tema-tema keberanian, kehidupan, dan kematian.
Film ini dirilis pada 5 Agustus di bioskop China tanpa ada trailer apalagi acara promosi. Setelah tayang, Niu Lai awalnya dilabeli sebagai "film terburuk tahun 2026" di media sosial.
Surat kabar Beijing News, seperti diberitakan Channel News Asia pada Selasa (18/8) bahkan menyebut kualitas animasi film tersebut patah-patah dan pengisi suaranya terdengar canggung.
Namun, reaksi negatif tersebut justru menimbulkan rasa penasaran di kalangan penonton. Banyak di antaranya mulai menonton film tersebut hanya untuk mencari tahu apa yang membuatnya begitu tidak biasa.
Meskipun film ini tampaknya mengalami awal yang lambat dalam hal pendapatan box office di China, film ini mendapatkan daya tarik ketika cuplikan-cuplikannya mulai menyebar di media sosial.
Niu Lai murni dikerjakan dua orang saja, yakni Xin Yumeng selaku sutradara dan sang ibu, Sun Lifang, sebagai penulis naskah, yang juga merangkap mengisi seluruh suara karakter.
Keduanya sama-sama tidak memiliki latar belakang perfilman. Namun, Xin Yumeng mengungkapkan sudah mulai mempersiapkan sekuel Niu Lai.
(chri)


















































