Opsi Bek Timnas Indonesia Melimpah meski Idzes dan Hilgers Absen

1 hour ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia diyakini masih memiliki opsi bek tengah melimpah meski Jay Idzes dan Mees Hilgers dikabarkan absen jelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Dua bek kualitas bintang ini tidak dalam kondisi ideal. Idzes, terbaru, mengalami sedikit permasalahan di pahanya saat Sassuolo memetik kemenangan atas Juventus akhir pekan lalu.

Adapun Hilgers hingga saat ini juga belum kembali merumput. Sejak cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang menimpanya pada November 2025, pemain yang kini membela SC Heerenveen itu belum pulih sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima, Timnas Indonesia masih punya segudang alternatif lain untuk mengisi pos bek tengah. Nama-nama layaknya Kevn Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, hingga Rizky Ridho.

"Ketika memang Jay tidak tidak bisa dimainkan, ya memungkinkan kan ada kalau memang dipanggil, ya Elkan di situ. Kemudian memberi ruang kepada Kevin Diks ke dalam bisa, ya kan. Nah, nanti kalau memungkinkan Kevin Diks itu bermain sebagai bek tengah, ketika dia melakukan serangan, kan bisa masuk di nomor enam, bisa juga itu," kata Supriyono saat dihubungi CNN Indonesia.com, Selasa (15/9) siang.

"Saya pikir banyak, saya pikir banyak pilihan sih. Selain nanti ada Justin juga gitu. Rizky Ridho, ya untuk mengisi skuad 26 pemain saya pikir ya masih layaklah untuk dipanggil gitu," tambah Supriyono.

Akan tetapi, Supriyono masih berharap Idzes dapat tampil di FIFA ASEAN Cup. Menurutnya, kendala yang dialami saat membela Sassuolo menghadapi Juventus, hanya masalah kram biasa.

"Ya mungkin, kalau Jay ya, kemarin kalau enggak salah dia 81 menit ya, menit 81 ditarik keluar. Iya, kemudian kalau aku dengar tuh kan hanya kram ya. Mudah-mudahan dalam beberapa dalam beberapa hari ke depan ini pemulihannya bisa cepat," ucap Supriyono.

"Kalau berbicara kram, lawannya kan kemarin Juventus. Untuk situasi kondisi kram itu pasti Jay itu banyak lompat, banyak duel. Nah, ketika mendarat itu, kalau memang fisiknya memang masih belum maksimal kan potensi untuk kramnya besar. Artinya tensi pertandingan itu kan tinggi. Harapan saya sih mudah-mudahan hanya kram biasa," imbuh mantan pemain Timnas Indonesia itu.

[Gambas:Video CNN]

(afr/nva)

Read Entire Article
| | | |