Patah Jari Tangan, Quartararo Mundur dari Tes MotoGP Sepang

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pembalap Yamaha Fabio Quartararo mengatakan akan mundur dari tes MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang usai kecelakaan pada Selasa (3/2).

Tes MotoGP Sepang jadi tes pramusim pertama MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sepang pada 3-5 Februari. Akan tetapi pada hari pertama tes, Quartararo mengalami kecelakaan di Tikungan 5 pada sesi pagi.

Hasil pemeriksaan di pusat medis, Quartararo mengalami patah jari tangan. Meski begitu, juara MotoGP 2021 ini tetap bisa melanjutkan tes pada sore hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kondisi tersebut, Direktur Tim Yamaha Massimo Meregalli mengisyaratkan akan mengistirahatkan Quartararo pada sisa tes. Saat berbicara kepada MotoGP.com, Quartararo mengonfirmasi hal tersebut.

"Lengannya agak sakit, tetapi jarinya patah. Jadi, kami memutuskan untuk berhenti selama dua hari uji coba berikutnya. Saya rasa ini yang terbaik. Tentu saja, jika ini akhir pekan balapan, saya bisa terus balapan," kata Quartararo dikutip dari Crash.

"Tapi tidak ada gunanya melanjutkan selama dua hari lagi. Agak sedih karena, tentu saja, saya ingin balapan, tetapi untuk balapan pertama ini lebih baik. Cedera lengan tidak terlalu parah, tetapi untuk jari saya lebih baik [istirahat]," ucap Quartararo menambahkan.

Dalam kesempatan itu Quartararo menjelaskan mengenai alasan kecelakaan di Tikungan 5. Quartararo mengaku kehilangan kendali saat insiden tersebut.

"Tapi itu kecelakaan yang cepat dan saya berakhir jauh di kerikil. Sayangnya, hari ini tidak beruntung. Tapi, seperti yang saya katakan, bisa jauh lebih buruk," tutur Quartararo.

Meski tes resmi di Sepang menyisakan dua hari, namun Quartararo sebenarnya sudah menjalani latihan di Malaysia selama dua hari. Itu karena Yamaha memiliki peringkat konsesi. Dari hasil tes tersebut, Quartararo merasa belum puas.

"Saya pikir, terutama lebih dari sekadar pekerjaan, kami telah menguji banyak hal. Masih banyak yang harus dilakukan, karena kami tahu terutama dalam satu putaran apa yang kurang, terutama dalam hal kecepatan."

"Kami harus bekerja keras karena kami masih sangat, sangat jauh. Saya tahu tim bekerja keras, jadi saya berharap yang terbaik untuk Thailand," ujar Quartararo.

[Gambas:Video CNN]

(sry/jun)

Read Entire Article
| | | |