Jakarta, CNN Indonesia --
Penjualan mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2026. Sejak Januari hingga Juli, penjualan mobil listrik tercatat naik 88,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil listrik ke dealer selama Januari-Juli 2026 mencapai 87.758 unit.
Sedangkan pengiriman unit pada tujuh bulan tahun lalu hanya 44.404 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tren positif juga terekam secara bulanan yaitu pada Juli 2026 mencapai 13.972 unit, dan satu bulan sebelumnya sebanyak 12.701 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kenaikan distribusi dari pabrik ke dealer atau wholesales cukup selaras dengan tingkat produksi mobil listrik yang terus mengalami pertumbuhan hingga Juli 2026.
Gaikindo mencatat angka produksi mobil listrik pada Januari-Juli 2026 mencapai 42.363 unit, naik 237,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan kendaraan listrik semakin diserap pasar.
Kenaikan penjualan juga didorong oleh semakin beragamnya pilihan mobil listrik, mulai dari mobil listrik berukuran kecil dengan harga terjangkau, model SUV, hingga MPV listrik premium yang didominasi merek China.
Pabrikan China seperti BYD, Geely, Jaecoo, Denza, GAC Aion hingga Wuling pun masih menjadi penguasa pasar mobil listrik Indonesia.
Masih dalam data Gaikindo, penjualan mobil nasional pada periode tersebut mencapai 517.742 unit, yang artinya komposisi mobil listrik terhadap pasar mobil nasional telah mencapai sekitar 16 persen.
(ryh/mik)

















































