CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 15:00 WIB
Ilustrasi kereta di Eropa. (iStockphoto/sculpies)
Jakarta, CNN Indonesia --
Para penumpang operator kereta api Lumo terpaksa harus menempuh perjalanan jauh melebihi lima setengah jam tanpa akses fasilitas toilet di dalam kereta.
Operator kereta di bawah naungan FirstGroup ini tetap mengoperasikan sejumlah armada di rute West Coast Main Line yang menghubungkan London Euston dengan Stirling di Skotlandia Tengah, meski seluruh fasilitas toilet di dalam rangkaian kereta dalam kondisi rusak total dan tidak dapat digunakan.
Pihak Lumo mengonfirmasi adanya masalah teknis tersebut melalui unggahan di akun resmi X (dulu Twitter) pada Sabtu (1/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi meminimalisasi ketidaknyamanan penumpang, perjalanan kereta terpaksa dihentikan lebih lama di beberapa stasiun perantara, seperti Stasiun Preston, untuk memberikan kesempatan bagi para penumpang turun dan menggunakan fasilitas toilet di peron stasiun.
Kereta jadwal keberangkatan pukul 06.11 dari London Euston pada Jumat lalu menjadi salah satu yang terdampak parah. Perjalanan tersebut mengalami keterlambatan hingga 58 menit dan terpaksa mengakhiri perjalanan lebih awal di Stasiun Motherwell, Lanarkshire Utara.
Lumo mengoperasikan rute West Coast menggunakan armada kereta Class 222 Meridian hasil rekondisi. Jenis kereta yang sama juga digunakan oleh operator East Midlands Railway, yang belakangan turut dilaporkan kerap mengalami gangguan toilet pada armadanya.
Secara regulasi, operator kereta api di Britania Raya sebenarnya memang tidak diwajibkan secara hukum untuk menyediakan fasilitas toilet di dalam rangkaian kereta. Padahal, jarak tempuh rute perjalanan antara London hingga Stirling mencapai 417 mil atau sekitar 671 kilometer.
Juru bicara Lumo menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional ini dan mengonfirmasi bahwa perbaikan sedang berlanjut.
"Kami mengakui adanya masalah keandalan pada sejumlah fasilitas toilet di armada rute West Coast kami. Saat ini kami bekerja sama erat dengan pihak Alstom untuk segera menyelesaikan masalah teknis tersebut," ujar juru bicara Lumo, seperti dilansir Independent.
Sebagai informasi, Alstom merupakan perusahaan pengerjaan rekondisi armada kereta milik Lumo tersebut.
Selain rute West Coast, Lumo juga mengoperasikan rute East Coast Main Line yang menghubungkan London Kings Cross dengan kota Edinburgh, Glasgow, dan Falkirk.
Lumo beroperasi dengan skema open access, yang berarti perusahaan memiliki wewenang penuh dalam menentukan tarif tiket, menanggung seluruh risiko pendapatan mandiri, serta tidak menerima subsidi dari uang rakyat.
Model bisnis ini membuat Lumo tidak terdampak oleh kebijakan nasionalisasi kembali seluruh layanan kereta berbasis waralaba yang tengah dijalankan Pemerintah Inggris.
(wiw)


















































