Prabowo Jawab Kritik MBG Dkk: Apa Salahnya Gelontorkan Uang ke Rakyat?

2 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menepis kritik terhadap besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, hingga perumahan rakyat.

Menurut dia, tidak ada yang salah jika uang negara dialirkan kembali kepada masyarakat.

"Sekarang kita gelontorkan ke rakyat. Apa yang salah? Apa yang salah, kalau Presiden Republik Indonesia dan pemerintah yang dia pimpin ingin menggelontor uang kepada rakyatnya sendiri? Yang salah apa?" ujar Prabowo dalam acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan dana yang dipakai untuk membiayai program-program tersebut berasal dari penghematan anggaran dan realokasi belanja negara yang sebelumnya berpotensi bocor.

"Uang ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi. Uang yang tadinya pasti dikorupsi kita tahan, kita realokasi, kita gelontor ke rakyat. Salahnya apa?" katanya.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo di tengah sorotan terhadap besarnya kebutuhan dana sejumlah program unggulan pemerintah yang dinilai menyedot APBN dalam jumlah sangat besar.

Prabowo menjelaskan pemerintah saat ini sedang mengubah pola perputaran ekonomi nasional dengan memastikan hasil produksi petani dan nelayan memiliki pasar yang jelas di dalam negeri.

"Sekarang kita ubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar, off take. Berapa yang dia hasilkan, berapa itu pun akan diserap oleh bangsa Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, salah satu penyerapan itu akan ditopang oleh keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG yang dibangun di setiap desa.

Prabowo menyebut satu dapur MBG diperkirakan mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Jika target 30 ribu dapur terealisasi, maka lapangan kerja yang tercipta bisa mencapai 1,5 juta orang.

"Di tiap desa ada SPPG, ada dapur. Secara garis besar ini membangkitkan ekonomi. Satu dapur menciptakan 50 orang bekerja. Kalau nanti sudah berjalan 30 ribu dapur artinya 1,5 juta orang bekerja," katanya.

Selain MBG, pemerintah juga menyiapkan pembentukan 81 ribu Kopdes Merah Putih. Prabowo menyebut satu koperasi diperkirakan mempekerjakan 18 orang sehingga total serapan kerja dari program itu mencapai lebih dari 1 juta orang.

"Koperasi (Desa) Merah Putih akan ada 81 ribu. Satu koperasi mempekerjakan 18 orang, 80 ribu kali 18, Anda hitung sendiri, satu juta sekian juga lebih," ucapnya.

Ia menambahkan penciptaan lapangan kerja itu belum termasuk dari program pemerintah lainnya seperti pembangunan perumahan rakyat.

Menurut Prabowo, keseluruhan program tersebut disusun untuk membalik arus kekayaan nasional yang selama ini lebih banyak keluar negeri agar berputar kembali di dalam negeri dan dinikmati masyarakat.

"Jadi tadi itu adalah untuk mengembalikan arus kekayaan yang keluar negeri, kita balikkan," katanya.

Prabowo menegaskan dirinya akan tetap menjalankan kebijakan tersebut karena meyakini pemerintah sedang berada di jalur yang benar.

"Saya merasa saya berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

[Gambas:Video CNN]

(sfr/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |